Home Agama Wapres Minta Al Washliyah Sampaikan Dakwah Damai

Wapres Minta Al Washliyah Sampaikan Dakwah Damai

Berharap Menjadi Mitra Pemerintah

156
0
SHARE
Wapres Minta Al Washliyah Sampaikan Dakwah Damai

Keterangan Gambar : Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin memukul gong saat meresmikan Rakernas I Jam’iyatul Al Washliyah (foto istw)

Wapres Minta Al Washliyah Sampaikan Dakwah Damai

Berharap Menjadi Mitra Pemerintah

Jakarta, parahyangan-post.com- Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin meminta Jam’iyatul Al Washliyah harus selalu menjadi mitra pemerintah (shadiqul hukumah) dalam memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa. Memperkuat  moderasi beragama (Islam wasathiyah), menyerukan dakwah yang damai dan sejuk, dan menanamkan toleransi dalam kehidupan masyarakat. Hal tersebut disampaikan saat membuka Rakernas I Jami’yatul al Washliyah di Istana Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Selatan Nomor 6 Jakarta Pusat, Jumat (10/06/2022).

“Saya meminta ormas-ormas Islam sebagai platform yang mewadahi perjuangan umat, dapat terus menunjukkan kiprahnya dalam mengisi pembangunan nasional, baik melalui dakwah keagamaan, kegiatan sosial, maupun kegiatan pemberdayaan ekonomi,“ tegasnya.

Dikatakan Wapres, Indonesia merupakan negara hukum yang menjunjung tinggi demokrasi dimana masyarakat bebas untuk berserikat, berkumpul, dan berpendapat sebagaimana dijamin dalam Undang-undang Dasar 1945. Perwujudan nilai demokrasi salah satunya dicerminkan dengan hadirnya berbagai organisasi kemasyarakatan (ormas) termasuk ormas Islam, yang diharapkan dapat mewujudkan nilai-nilai luhur umat muslim. Oleh karena itu, ormas Islam diharapkan dapat terus menjadi mitra pemerintah dalam pembangunan nasional dan pemberdayaan ekonomi demi kemaslahatan umat.

“Dakwah kita harus dalam kerangka kerukunan, teologi yang kita bangun harus teologi kerukunan, bukan konflik,” tegasnya.

Selanjutnya, Wapres berharap Al Jam’iyatul Washliyah dapat berkontribusi dalam pemberdayaan ekonomi umat, terlebih saat ini Indonesia sedang menata kembali kebangkitan ekonomi seiring dengan pandemi yang kian dapat dikendalikan.

“Kedua, Saya berharap, Al Jam’iyatul Washliyah dapat memainkan peran untuk mendukung pemerintah dalam menyukseskan proses pemulihan ini (ekonomi), antara lain melalui program-program pemberdayaan ekonomi umat.

Wapres juga menekankan, agar Al Jam’iyatul Washliyah dapat mencetak generasi penerus yang dibekali dengan ketaqwaan dan kemampuan menguasai ilmu pengetahuan untuk memakmurkan bumi.

“Ketiga, saya minta Al Jam’iyatul Washliyah turut membentuk generasi muda yang beriman dan bertakwa, serta berpengetahuan dan menguasai teknologi dalam rangka menyiapkan SDM unggul sebagai kunci memakmurkan bumi,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Umum Al Jam’iyatul Washliyah Masyhuril Khamis menyampaikan Rakernas pertama ini akan melibatkan ormas Islam lainnya sebagai bentuk kolaborasi organisasi demi merumuskan langkah-langkah strategis membangun bangsa.

“Karena itulah rakernas pada kesempatan kali ini kami mengambil tema tranformasi dan kolaborasi karena bagaimanapun kami tidak dapat berdiri sendiri tanpa sinergi dan kerja sama dengan saudara lain. Kami mengundang pimpinan pusat Muhammadiyah, PBNU, MUI untuk berdiskusi dalam rangka menjadikan negeri ini sejahtera,” ungkapnya.

Rakernas ke-1 Al Jam’iyatul Washliyah berlangsung selama tiga hari, Jumat s.d. Minggu, tanggal 10-12 Juni 2022 di Hotel Mercure Ancol. Rakernas ini dihadiri oleh 300 peserta dari seluruh tanah air dan perwakilan luar negeri, di antaranya sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Maju, Gubernur, Ketua Umum Ormas Islam dan tokoh masyakarat. Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy, Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) Sofyan A Djalil, Menteri BUMN Erick Tohir, Anggota DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, serta Gubernur DKI Anies Rasyid Baswedan dijadwalkan hadir memberikan materi.*** (aboe/pp)