PADA TANGGAL KELAHIRAN
Baru saja aku dijemput
kemudian aku ditinggalkannya
seharian penuh pada tanggal kelahiran
tiada lagi ucapan
apalagi perayaan
Aku menghitung langkah usia
sementara usia menghitung
setiap langkahku
Selamat ulang tahun
namun tahun tak akan
bisa terulang
Bandung, 18.05.2026
AKU SUDAHI
Dari pada luka aku memilih lupa
tiada luka jika aku melupakan
Aku sudahi saja dan berhenti mengulangi
sampai akhirnya aku pergi dan tiada kan mencari
aku telah benar-benar berdamai dengan hati
aku sudahi
jangan dikejar ketika aku berlari
Maninjau, 01.06.2026
RASA KECEWA
tak sanggup aku ungkapkan
walau dalam kata-kata
apalagi bait demi bait
sebab puisiku terlalu sering
menanggung air mata
Bukittinggi, 01.06.2026
NANTI AKU AKAN KEMBALI PULANG
Hari ini aku baru saja pergi
meninggalkan kampung halaman
kupeluk semua kenangan itu
membawanya pergi jauh
Simpanlah pertanyaan tentangku
sebagaimana menyimpan cerita dariku
aku, takkan menanyakan lagi begini-begitu
aku, adalah jawaban atas pentanyaan ini-itu
aku, akan kembali pulang untuk bertemu
: dengan diriku dulu yang menyimpan rona kelabu
Selat Sunda, 10.06.2026
TENTANG PENULIS :
DE EKA PUTRAKHA berasal dari Bukittinggi, Sumatera Barat. Tulisannya termuat dalam beberapa buku antologi bersama serta media cetak dan online (Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam dan Singapura). Profilnya pernah dimuat media negeri jiran yaitu e-Jurnal DoeaJiwa Bil.11/2023. Sajak “Melangkah pada Pijakan Kaki” menjadi Juara Sayembara Nyala - Sastera Hijau 2024— Majalah KayuApi, Singapura. Buku terbarunya kumpulan puisi “Ketika Semua Orang Sengaja Melupakan Setelah Kucari Cara Agar Selalu Mengingat Mereka” (Penerbit Lumpur, Mei 2025). Dapat disapa melalui facebook De Eka Putrakha dan instagram @deekaputrakha.






LEAVE A REPLY