Home Polkam Muktamar ke XXIII Al Washliyah Dipastikan Dibuka oleh Ketua MPR H. Ahmad Muzani

Muktamar ke XXIII Al Washliyah Dipastikan Dibuka oleh Ketua MPR H. Ahmad Muzani

Para peserta sudah mulai berdatangan

196
0
SHARE
Muktamar ke XXIII Al Washliyah Dipastikan Dibuka oleh Ketua MPR H. Ahmad Muzani

Keterangan Gambar : Ketua Umum PB Alwashliyah DR.KH Masyhuril Khamis dan Ketua MPR H. Ahmad Muzani (foto dok)

Jakarta,parahyangan-post.com-Muktamar ke XXIII Al Jam’iyatul Alwashliyah akan dibuka oleh Ketua MPR H. Ahmad Muzani. Kepastian tersebut disampaikan Ketua Umum PB Alwashliyah KH. DR. Masyhuril Khamis SH., MM.

“Insya Allah Ketua MPR Bapak H. Ahmad Muzani akan membuka Muktamar ke XXIII Alwashliyah,” ujar KH Masyhuril kepada pers, Senin, 6 Juli 2026.

Muktamar sendiri akan berlangsung pada tangal 7-10 Juli di Asrama Haji Jakarta, Jl. Raya Pondok Gede, Pinang Ranti, Jakarta Timur.

Lebih jauh KH Masyhuril menjelaskan, Muktamar akan diikuti lebih kurang 1000 peserta dari 38 wilayah (propinsi) di Tanah Air dan perwakilan Luar negeri.

”Sebagian peserta sudah berdatangan, ada yang naik kapal laut, bus dan pesawat udara,” ujar Masyhuril yang baru saja kembali dari Uzbekistan menemani Ketua MPR Ahmad Muzani melakukan kunjungan kerja.

Muktamar ke XXIII yang mengangkat tema ”Berkhidmad Untuk Umat Menuju Indonesia Maju,” memiliki makna yang sangat penting, karena menjadi ajang tatap muka dan silaturrahmi bagi seluruh peserta yang sudah tidak bertemu lebih dari 10 tahun. Karena  pada muktamar lalu (Muktamar XXII-2021 -red) berlangsung dalam suasana pandemi covid dan tidak mempunyai kesempatan untuk tatap muka. Maka tidak heran antusiasme peserta sangat tinggi.

”Luar biasa! Antusiasme peserta sangat tinggi. Dari Medan sendiri mencapai ratusan orang. Mereka konvoi dengan bus. Juga dari Aceh dan Riau. Sekarang sudah dalam perjalanan,” tambah KH Masyhuril.

Baik peserta, maupun penggembira, janji KH Masyhuril, panitia akan melayani dengan baik, sehingga mereka yang sudah berjuang mati-matian dan bersusah payah datang ke arena Muktamar merasa senang dan bangga, serta merasa memiliki Ormas Islam besar yang lahir di Medan tahun 1930 ini.

Selain itu, muktamar juga sangat krusial karena akan dilakukan penyempurnaan (penyesuaian) AD/ART sehingga mampu mengantisiupasi perubahan zaman.

”Baik panitia SC dan OC telah melakukan rapat siang malam, dengan semangat yang luar biasa tinggi,  untuk menyempurnaan anggaran dasar maupun anggaran rumah tangga, sehingga benar-benar menghasilkan yang terbaik bai umat,” rincinya.

Sejumlah Menteri Hadir

Informasi dari Pantia Organizing  Committee (OC ) menyebutkan, sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih dan pimpinan lembaga akan hadir memberikan pencerahan.

Setelah pembukaan di hari pertama oleh Ketua MPR, maka di hari kedua, (Rabu 8 Juli-red) akan hadir  Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof.Dr.Abdul Mu’ti, M.Ed. memberikan pencerahan dengan mengangkat tema, ”Penguatan Pendidikan Karakter dan Keagamaan di Era Disrupsi.”

Kemudian  Menteri Haji dan Umrah,  KH.Mochammad Irfan Yusuf dengan tema, ”Transformasi Pelayanan Haji dan Umrah Untuk Kemandirian Umat”.  Menteri  Menteri Agama, Prof Dr.KH.Nasaruddin Umar, MA ”Moderasi Beragama dan Penguatan Keluarga Muslim di Era Digital’ dan Ketua Baznas RI, Dr.Ir.Sodik Mudjahid, M.Sc  Optimalisasi Zakat Untuk Penguatan Pendidikan dan Kesejahteraan Umat.

Sedangkan di hari ketiga (Kamis 9 Juli)   akan tampil Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid, SS,M.Si. Tema yang diusung Legalitas Aset Umat dan Penguatan Kemandirian Organisasi Islam. Kemudain  Wakil Menteri Agama RI, Prof.Dr. Romo HR Muhammad Syafi’i, SH, M.Hum yang mengangkat tema, ”Penguatan Program Ekonomi Keumatan.”

Gebyar Muktamar Alwahliyah ke  XXIII akan lebih semarak, karena selain acara inti juga ada   hiburan. Di acara pembukaan akan tampil  Orkes Gambus Noor El Sabah dari Malaysia. Sejumlah wilayah pun telah menyiapkan atraksi dan aspirasinya untuk disampaikan dalam muktamar.***(pp/aboe).