Home Nusantara KSPI Perkuat Edukasi Bahaya Asbes Melalui Pelatihan ToT Nasional

KSPI Perkuat Edukasi Bahaya Asbes Melalui Pelatihan ToT Nasional

120
0
SHARE
KSPI Perkuat Edukasi Bahaya Asbes Melalui Pelatihan ToT Nasional

Keterangan Gambar : Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya KSPI dalam membangun kesadaran kolektif mengenai bahaya paparan asbes yang masih banyak ditemukan di berbagai sektor industri di Indonesia.

JAKARTA Parahyangan Post - Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) kembali memperkuat komitmennya dalam perlindungan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) melalui penyelenggaraan Training of Trainers (ToT) Bahaya Asbes yang melibatkan pengurus dan kader serikat pekerja dari berbagai federasi afiliasi KSPI.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya KSPI dalam membangun kesadaran kolektif mengenai bahaya paparan asbes yang masih banyak ditemukan di berbagai sektor industri di Indonesia. Melalui pelatihan ini, peserta dibekali pemahaman tentang dampak kesehatan akibat asbes, strategi kampanye, komunikasi publik, hingga pengorganisasian advokasi di tingkat sektor dan wilayah.

Dimas P Wardhana, Wakil Sekjen KSPI yang juga Koordinator Proyek Asbestos KSPI, menegaskan bahwa isu bahaya asbes merupakan persoalan serius yang harus mendapat perhatian seluruh pihak, khususnya pekerja dan masyarakat. “Paparan asbes bukan hanya ancaman bagi pekerja di sektor industri tertentu, tetapi juga dapat berdampak pada masyarakat luas. Karena itu KSPI berkomitmen memperkuat edukasi, kampanye, dan advokasi agar kesadaran mengenai bahaya asbes semakin meningkat di Indonesia,” ujar Dimas P Wardhana.

Menurutnya, pelatihan ToT ini dirancang untuk menciptakan kader-kader edukator di lingkungan serikat pekerja sehingga pengetahuan mengenai bahaya asbes dapat terus disebarluaskan secara berkelanjutan. KSPI menilai bahwa penguatan budaya K3 harus berjalan beriringan dengan peningkatan literasi pekerja mengenai penyakit akibat kerja dan hak atas lingkungan kerja yang aman dan sehat. Organisasi buruh memiliki peran penting dalam mendorong perlindungan pekerja dari risiko paparan bahan berbahaya, termasuk asbes.

Selain sesi pembelajaran, kegiatan ToT juga menjadi ruang konsolidasi antar serikat pekerja untuk memperkuat jaringan kampanye bahaya asbes secara nasional. KSPI berharap kegiatan ini dapat melahirkan lebih banyak trainer dan fasilitator yang mampu mengedukasi anggota serikat pekerja maupun masyarakat di daerah masing-masing.

Sebagai bagian dari gerakan buruh nasional, KSPI terus mendorong peningkatan kapasitas kader melalui pendidikan dan pelatihan secara berkelanjutan. Penguatan edukasi mengenai bahaya asbes dinilai penting untuk mendukung terciptanya lingkungan kerja yang lebih aman, sehat, dan berkeadilan bagi seluruh pekerja Indonesia. - (rd/pp)