Home Polkam Ngopi Sore Bawaslu DKI Jakarta Bersama PJMI

Ngopi Sore Bawaslu DKI Jakarta Bersama PJMI

Perkuat Sinergi dan Komunikasi Publik

134
0
SHARE
Ngopi Sore Bawaslu DKI Jakarta Bersama PJMI

Keterangan Gambar : Koordinator Divisi Penyelesaian Sengketa Pemilu, Bawaslu DKI Reki Putera Jaya (baju biru) menyerahkan cendera mata berupa buku kepada Ketum PJMI Ismail Lutan saat usai "Ngopi Sore" di kantor BAWASLU DKI ( foto mahdi) "

Jakarta, parahyangan-pst.com- – Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai pertemuan “Ngopi Sore” antara Bawaslu Provinsi DKI Jakarta dengan jajaran pengurus Persaudaraan Jurnalis Muslim Indonesia (PJMI), yang digelar pada Rabu sore  (6/5/2026),di kantor Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu ) DKI Jakarta Jl MT Haryono 52,Jakarta Selatan, pertemuan ngopi sore berlangsung di ruangan Reki Putra Jaya.

Koordinator Divisi Penyelesaian Sengketa Bawaslu Provinsi DKI Jakarta, Reki Putera Jaya, bersama staf menerima langsung kehadiran para pengurus PJMI. Pertemuan ini menjadi momentum strategis dalam mempererat hubungan kelembagaan sekaligus membangun komunikasi yang konstruktif antara penyelenggara pengawasan pemilu dan insan pers.

Dalam suasana santai namun produktif, kedua belah pihak berdiskusi mengenai peran penting media dalam mendukung transparansi, edukasi publik, serta penguatan demokrasi yang berintegritas. Bawaslu menekankan pentingnya kolaborasi dengan jurnalis dalam menyampaikan informasi yang akurat dan berimbang kepada masyarakat, khususnya terkait pengawasan dan penyelesaian sengketa pemilu.

Ketua umum PJMI, H. Ismail Lutan didampingi pengurus PJMI di antara nya Anugrah Widhy,S.Fil.I, H Musa Hayat, Mahdi Djayakarta, Syahrudin Akbar dan Happy Aminullah, menyampaikan apresiasi atas keterbukaan Bawaslu DKI Jakarta dalam menjalin komunikasi dengan kalangan jurnalis.

“Pertemuan ini menjadi langkah positif untuk memperkuat sinergi antara Bawaslu dan insan pers. Kami di PJMI siap menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi yang edukatif dan mencerahkan kepada masyarakat, sekaligus menjaga independensi dan profesionalisme jurnalistik,” ujar H. Ismail Lutan.

Ia juga menegaskan bahwa peran jurnalis tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai bagian dari kontrol sosial yang konstruktif dalam proses demokrasi.

Sementara itu, Koordinator Divisi Penyelesaian Sengketa, Reki Putera Jaya menambahkan bahwa Bawaslu sangat terbuka terhadap masukan dari berbagai pihak, termasuk komunitas jurnalis, guna meningkatkan kualitas pengawasan pemilu yang transparan dan akuntabel.

Pertemuan “Ngopi Sore” ini diharapkan menjadi awal dari kolaborasi yang lebih intens antara Bawaslu DKI Jakarta dan PJMI dalam mendukung terciptanya iklim demokrasi yang sehat, partisipatif, dan berintegritas di wilayah Jakarta.(pp/aboe/AW)