Home Opini Palanta Lengkong -11, BUBARIN DEWAN PERS

Palanta Lengkong -11, BUBARIN DEWAN PERS

Teks: Ismail Lutan, Karikatur; Munadi

343
0
SHARE
Palanta Lengkong -11, BUBARIN DEWAN PERS

Istana Gandeng Homeless Media Sebarkan Informasi Kinerja Pemerintah

JAKARTA, parahyangan-post.com-- Kepala Badan Komunikasi  Pemerintah Muhammad Qodari mengatakan pihaknya merangkul New Media Forum untuk penyebaran informasi kinerja pemerintah.

New Media sendiri kerap dikenal sebagai homeless media yang merupakan penyebar informasi di platform media sosial, seperti Instagram, TikTok, Twitter/X.

“New Media Forum ini sebuah kolaborasi dari beberapa pelaku new media. Jadi, dulu namanya dikenal dengan istilah homeless media, tetapi teman-teman berusaha bertransformasi menjadi new media,” ucap Qodari, pada Rabu (6/5).

Qodari lalu memerinci, terdapat sejumlah homeless media yang dirangkul oleh pemerintah, seperti Folkative, Indozone, Dagelan, Indomusicgram, Infipop, Narasi, Muslimvlog, USS Feed, Bapak-Bapak ID, ini cocok buat kita ini Bapak-Bapak ID, Menjadi Manusia, GNFI, Creativox, Kok Bisa?, Taubaters.

“Pandemic Talks, Kawan Hawa, Folix, Ngomongin Uang, Big Alpha, Good States, Hai Dulu, Proud Project, Vebis, Unframe, Kumpul Leaders, CXO Media, Volix Media, How To Do Nothing, Everless Media, Geometry Media, Folks Diary, Dream, Melodi Alam, NKTSHI, Modestalk, Lead Media, Nalar TV, Mahasiswa dan Jakarta, North West, dan mature Indonesia,” jelasnya.

Menurut dia, kehadiran New Media mencerminkan upaya Bakom untuk menjangkau publik seluas-luasnya, tidak hanya melalui media konvensional.

“Juga melalui kanal-kanal digital yang pada hari ini telah menjadi realitas media atau realitas komunikasi kita,” tutur Qodari.

Walau begitu, Bakom disebut masih mendiskusikan terkait mekanisme cover both side oleh new media layaknya media konvensional.***(pp/aboe/sp)

Daftar 35+ Homeless Media Mitra Istana

Media Populer Gen Z/Milenial:

  1. Folkative - info pop culture & news anak muda
  2. Indozone - news & entertainment
  3. Dagelan - meme & konten komedi
  4. Narasi - jurnalisme digital Najwa Shihab
  5. USS Feed - fashion, hypebeast, lifestyle
  6. Kok Bisa? - edukasi sains animasi
  7. Menjadi Manusia - podcast cerita human interest
  8. CXO Media - bisnis & self development

Edukasi & Finansial:

9. Ngomongin Uang - literasi keuangan

10. Big Alpha - investasi & bisnis

11. GNFI - Good News From Indonesia

12. Nalar TV - diskusi kritis anak muda

Lifestyle & Komunitas:

13. Indomusicgram - musik Indo

14. Infipop - info seleb & pop culture

15. Bapak-Bapak ID - konten bapak-bapak

16. Muslimvlog - konten islami

17. Taubaters / TaubaTers - dakwah hijrah

18. Pandemic Talks - isu sosial

19. Kawan Hawa - perempuan

20. Hai Dulu - relationship

21. Proud Project - mental health

Bisnis & Kreatif:

22. Creativox - industri kreatif

23. Volix Media - creative agency

24. Everless Media

25. Geometry Media

26. Lead Media

27. Vebis

28. Unframe

29. Kumpul Leaders

30. Folix / Folks Diary

31. Good States

32. How To Do Nothing

Lainnya:

33. Dream 34. Melodi Alam 35. NKTSHI 36. Modestalk

37. Mahasiswa dan Jakarta

38. North West

39. Mature Indonesia

Kenapa disebut "Homeless Media"?

Qodari bilang: Dulu disebut homeless media karena nggak punya kantor, nggak terdaftar Dewan Pers, cuma modal akun medsos.