Home Agama Literasi Masyarakat Tentang Wakaf Masih Sangat Rendah

Literasi Masyarakat Tentang Wakaf Masih Sangat Rendah

486
0
SHARE
Literasi Masyarakat Tentang Wakaf Masih Sangat Rendah

JAKARTAwww.parahyangan-post.com - Rifyal Ka’bah Foundation (RKF) bekerjasama dengan Quantum Wakaf Community menggelar Zoominar dengan tema “Wakaf Tantangan dan Peluang Memperkuat Ekonomi Masyarakat”, yang digelar pada Ahad Malam (08/01/2023). 

Hadir dalam zoominar tersebut, Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi 2013 – 2015, dan  Ketua Pengawas Rifyal Ka’bah Foundation, sekaligus Keynote Speaker, Dr.Hamdan Zoelva, SH, MH dan pembicara, Ust.Zulhamdi M Saad, LC (Quantum Wakaf Community dan Lembaga Wakaf IKADI). 

Menurut Hamdan Zoelva, macam dan jenis wakaf itu banyak dan bisa dikelola sebagai modal yang akan mendatangkan manfaat dan keuntungan. Kalau wakaf ini dikembangkan sebagai dasar ekonomi oleh Umat Islam, maka pengembangan ekonomi umat akan sangat dahsyat, jika dibandingkan dengan sistem ekonomi lain. 

Mantan Ketua MK, juga menyampaikan bagaimana Malaysia melakukan penghimpunan wakaf yang begitu besar dan memanfaatkanya untuk pengembangan perekonomian di negara tersebut. 

Dalam kesempatan tersebut sebagai Ketua Pengawas Rifyal Ka’bah Foundation,  Hamdan Zoelva juga menyinggung tentang RKF, ini adalah untulk melanjutkan perjuangan, pemikiran dan mengambil hikmah dari Prof Rifyal Ka’bah, beliau adalah sosok seorang akademisi dan hakim agung. 

“Sebagai seorang akademisi, beliau sangat kuat keilmuannya, menguasai banyak bahasa dan beliau termasuk salah satu yang ikut berupaya melakukan pembaharuan untuk Mahkamah Agung,”jelas Hamndan Zoelva. 

Dasar pemikiranya ada banyak buku yang disumbangkan, untuk dibaca oleh generasi mendatang, membangun perpusatakaan dimaksudkan untuk membantu para mahasiswa dalam menyusun disertasinya, dll.

Sementara itu, Ust.Zulhamdi M Saad, LC dari Quantum Wakaf Comunity dan Lembaga Wakaf IKADI, menegaskan bahwa potensi wakaf di Indonesia sangat besar sekali, dalam satu tahun bisa dihimpun dana dari wakaf mencapai 200 triliun dan realisasinya baru mencapai 400 miliar/per-tahun. 

“Sementara itu, jumlah muslim di Indoneisa mencapai 235 juta jiwa, namun pemahaman masyarakat tentang wakaf masih sangat rendah sekali,”jelas Ust.Zulhamdi. 

Disisi lain, lanjutnya, masih ada anggapan ditengah masyarakat kita bahwa wakaf itu diangap belum penting. 

Untuk itu Quantum Wakaf Community hadir sebagai komunitas yang senantiasa mengajak umat untuk berwakaf. Mentauladani perjalanan sejarah Nabi Muhammad SAW dan para sahabat-sahabatnya dalam berwakaf, kompetisi dan semangat para sahabat sangat luar biasa dalam berwakaf. Dan manfaat dari wakaf yang dilakukan Rasulullah dan para sahabatnya masih bisa dirasakan hari ini. 

“Tantangan dan peluang perwakafan saat ini, dalam memperkuat ekonomi umat, masih perlu terus digaungkan, bagaimana menghadirkan wakaf menjadi penting bagi kita semua, wakaf itu adalah kebutuhan bagi kita tidak sekedar sunah, “jelas Ust.Zulhamdi.

(
ratman/pp)