Home Nusantara Dari Banyumas Barat Untuk Jateng : PCM Ajibarang Terus Bergerak

Dari Banyumas Barat Untuk Jateng : PCM Ajibarang Terus Bergerak

65
0
SHARE
Dari Banyumas Barat Untuk Jateng :  PCM Ajibarang Terus Bergerak

Keterangan Gambar : Presentasi para finalis CRM Award Jateng

JEPARA Parahyangan Post — Dari ujung barat Banyumas, langkah itu dimulai. Tanggal 8-9 Agustus 2026, nama PCM Ajibarang tercatat sebagai salah satu dari 10 Finalis Cabang Unggulan Muhammadiyah se-Jawa Tengah dalam ajang CRM Award Jateng 2026 di SD Muhammadiyah Blimbingrejo, Nalumsari, Jepara.

Bukan sekadar nama di daftar. Kehadiran Ajibarang di Jepara adalah bukti: ketika ranting digerakkan dan AUM diberdayakan, Muhammadiyah desa bisa bicara di tingkat provinsi.

Berangkat Lengkap, Bawa Semangat dan Karya
Ke Jepara, PCM Ajibarang memberangkatkan 11 pejuang Komposisinya utuh. Ada PCM, ada Kepala AUM, ada guru, ada pengelola amal usaha. 

Mereka datang membawa dua hal: semangat belajar dan bukti kerja nyata.

Bersama LPCR-PM PDM Banyumas, PCM Ajibarang juga mengisi Produk Unggulan Muhammadiyah se-Jateng di stand expo dengan karya-karya terbaik dari Banyumas Barat:

1. Mesin Pencacah Kedelai - SMK Muhammadiyah 2 Ajibarang  
   Inovasi vokasi karya siswa dan guru. Mesin ini menjawab kebutuhan UMKM pangan dan pakan. Kokoh, efisien, dan 100% karya anak bangsa.
2. Pelet Ikan, Jenang Banyumasan, Mendoan Tempe - MI Muhammadiyah Ajibarang (Mahadia)  
   Produk kewirausahaan madrasah. Dibuat oleh guru dan ibu-ibu, dikemas modern, beraroma khas Banyumas.
3. Melon Golden Aroma - Masjid Sabilul Muttaqin PRM Pecikalan, PCM Wangon  
   Bukti pemberdayaan jamaah. Manis, wangi, dan menjadi simbol ekonomi masjid.
4. 8 Produk UMKM - PRA Singasari Karanglewas  
   Kripik Jaher, Ampyang Ketan, Legendar, Kripik Busil Tales, Krupuk Bantal Manglengsari Pedas, Bumbu Pecel, Biang Jahe. Produk rumahan yang naik kelas.
“Alhamdulillah kami diberi amanah mewakili PDM Banyumas. Kami datang untuk menunjukkan: Muhammadiyah Ajibarang itu hidup. Hidup di AUM, hidup di sekolah dan madrasah, hidup di ranting,”kata H. Ichnathan Riva'i, Wakil Ketua PCM Ajibarang.

Ranting Kuat, AUM Jadi Lokomotif
Bagi PCM Ajibarang, masuk 10 besar Jateng bukan tujuan akhir. Ini adalah hasil dari proses panjang penguatan di tingkat bawah.“Kalau akarnya kuat, batangnya akan kokoh. Ranting itu akar. AUM itu daun dan buahnya. Jepara ini bukti bahwa keduanya harus jalan bersama,” tegas Ratwo Ahmad, M.Pd, Wakil Ketua PCM Ajibarang.

Budi Krisnandi, S.Pd, Kepala SMK Muhammadiyah 2 Ajibarang* bangga mesin karya anak SMK Muda bisa tampil di panggung provinsi. “Kami ingin SMK Muhammadiyah jadi solusi. Jadi lokomotif ekonomi umat. Dari desa untuk Jawa Tengah,”ujarnya.

Welas Rarasati, M.Pd, Kepala MI Muhammadiyah Ajibarang menyebut Jepara sebagai ruang silaturahmi dan penguatan.  

“Subhanallah. Ini dakwah berkemajuan. Kami bertemu Muhammadiyah se-Jateng. Saling menguatkan. Pesannya satu: kamu tidak sendiri,”katanya.

10 Finalis, Satu Target: Jadi Duta Jateng
CRM Award Jateng 2026 mempertemukan 10 cabang unggulan, 9 ranting unggulan, 6 masjid unggulan, dan 50 stand expo dari 35 PDM se-Jawa Tengah

Dari 10 cabang itu, dewan juri akan memilih yang terbaik untuk menjadi Duta Jawa Tengah ke tingkat Nasional

Persaingan ketat. Tapi Ajibarang datang dengan kepala tegak.

Dengan semangat Dari Desa untuk Jawa Tengah: Terus Bergerak!, PCM Ajibarang pulang dari Jepara membawa lebih dari piala. 

Mereka membawa pesan: Bahwa dari Banyumas Barat, Muhammadiyah terus bergerak. Bergerak untuk umat. Bergerak untuk bangsa. - (Tarqum Aziz, JurnaliszMu)