Home Polkam KH Masyhuril Khamis Terpilih Kembali Menjadi Ketua Umum PB Al Washliyah

KH Masyhuril Khamis Terpilih Kembali Menjadi Ketua Umum PB Al Washliyah

Dalam Muktamar ke XXIII di Asrama Haji Jakarta

244
0
SHARE
KH Masyhuril Khamis Terpilih Kembali Menjadi Ketua Umum PB Al Washliyah

Keterangan Gambar : KH DR. Masyhuril Khamis SH., MM (foto aboe)

JAKARTA, parahyangan-post.com- KH DR. Masyhuril Khamis SH., MM kembali dipercaya memimpin Pengurus Besar (PB) Al Jam'iyatul Alwashliyah untuk periode kedua dalam Muktamar ke-XXIII yang berlangsung di Asrama Haji Jakarta, 7-10 Juli Juli 2026.

Masyhuril terpilih  secara aklamasi dalam musyawarah-mufakat oleh tim formatur dan diumumkan di hadapan peserta muktamar, Kamis 9 Juli, malam.  Pemilihan Ketua Umum secara musyawarah-mufakat  merupakan ciri khas Alwahliyah dalam bermuktamar yang selalu  berlangsung adem dan damai. Tidak ada gejolak berarti dan lemparan-lemparan kursi seperti yang biasanya terjadi dalam ormas lain.

Dalam sambutan usai ditetapkan, Masyhuril menegaskan komitmennya untuk menjalankan amanah dan kepercayaan tersebut  dengan sebaik-baiknya.

"Amanah ini sangat berat bagi saya. Namun saya bertekad mengemban dan mencurakan seluruh kemampuan. Untuk itu saya mohon kepada rekan-rekan seperjuangan, para Syekh dan Tuan Guru untuk membantu saya. Tegur saya jika melakukan kesalahan dan apresiasi saya kalau benar,” pinta Masyhuril dengan mata berkaca-kaca dan sesegukan dihadapan peserta muktamar.

Masyhuril juga tidak menutupi kekurangan yang mungkin terjadi di periode kedua  karena faktor usia.

”Di periode pertama saya sedang semangat-semangatnya, tenaga sangat full karena usia masih. Di periode kedua ini mungkin tenaga agak berkurang karena faktor usia, namun yakinlah saya akan mencurahkan segala kemampuan,” tekadnya.

Dengan tekad kuat dan ikhlas itu Masyhuril berjanji, jika  melakukan pelanggaran siap meletakkan jabatan, karena jabatan baginya bukanlah tujuan tapi ibadah.

"Mengapa saya menerima amanah ini? Karena saya merasa terpanggil dan tidak bisa tidur melihat anak-anak kita  di bawah kolong jembatan karena kemiskinan. Saya merasa berhutang kepada kader-kader kita di bukit-bukit tandus di  Indonesia  Indonesia Timur yang  mualaf, yang kalau kita biarkan bisa kembali ke asalnya. Hal-hal seperti inilah yang meneguhkan tekad saya untuk melanjutkan amanah ini," tambah Masyhuril.   

Pada kesempatan itu Masyhuril juga mengumumkan tim yang akan menjadi rekanya dalam menjalan amanah kepemimpinan lima tahun ke depan. Sebagai  Sekretaris Umum Prof.Dr.H. Syarifuddin Herlambang, MA dan Bendahara Rizal Naiboho. Rizal adalah bendahara umum periode sebelumnya.***(pp/aboe)