Keterangan Gambar : CPNS Pemprov DKI Jakarta dari Angkatan 192 Kelompok 3 berhasil menunjukkan bahwa ASN muda bukan hanya belajar di kelas, tapi juga langsung bikin perubahan nyata. (sumber foto : ist/pp)
JAKARTA II Parahyangan Post– Ada kabar baik dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi DKI Jakarta, para CPNS dari Angkatan 192 Kelompok 3 berhasil menunjukkan bahwa ASN muda bukan hanya belajar di kelas, tapi juga langsung bikin perubahan nyata.
Lewat program Pelatihan Dasar (Latsar), sebanyak 10 peserta menghadirkan inovasi digital yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat mulai dari sekolah, rumah sakit, sampai layanan pemerintahan.
Masalah yang selama ini sering kita temui seperti proses yang masih manual, data yang tercecer, sampai layanan yang lambat coba dijawab dengan cara yang lebih kekinian: digitalisasi.
Di sekolah misalnya, sekarang orang tua nggak perlu lagi datang langsung cuma untuk cari informasi. Sudah ada portal digital yang bisa diakses kapan saja. Pengelolaan aset sekolah juga jadi lebih rapi dan transparan lewat aplikasi berbasis real-time.
Di sektor kesehatan, inovasinya nggak kalah penting. Ada sistem berbasis QR Code untuk memantau penggunaan alat medis secara langsung, sampai dashboard digital untuk memonitor dosis radiasi pasien. Tujuannya jelas: layanan lebih cepat, data lebih akurat, dan yang paling penting keselamatan pasien lebih terjamin.
Di sektor kesehatan, inovasinya nggak kalah penting. Ada sistem berbasis QR Code untuk memantau penggunaan alat medis secara langsung, sampai dashboard digital untuk memonitor dosis radiasi pasien. Tujuannya jelas: layanan lebih cepat, data lebih akurat, dan yang paling penting keselamatan pasien lebih terjamin.
Hasilnya juga nggak main-main: • Proses layanan bisa lebih cepat, bahkan hingga lebih dari 70% • Data jadi lebih akurat dan mudah dipantau • Tingkat kepuasan pengguna layanan mencapai 100% • Layanan jadi lebih transparan dan akuntabel
Semua ini sekaligus jadi bukti nyata bahwa nilai BerAKHLAK bukan sekadar jargon, tapi benar-benar diterapkan. Mulai dari melayani dengan lebih baik, bekerja lebih profesional, sampai beradaptasi dengan teknologi.
Senada dengan itu, Coach Latsar CPNS Provinsi DKI Jakarta, Haris Iriyanto, menyebut bahwa proses aktualisasi adalah momen strategis untuk membuktikan kemampuan ASN muda.
“Ini bukan sekadar tugas pelatihan. Ini adalah bukti bahwa ASN muda mampu menghadirkan solusi nyata. Nilai BerAKHLAK benar-benar hidup dalam aksi mereka,” jelasnya.
Ke depan, inovasi-inovasi ini diharapkan tidak berhenti di sini, tapi bisa dikembangkan dan diterapkan lebih luas. Karena perubahan besar memang sering dimulai dari langkah kecil dan kali ini, langkah itu datang dari ASN muda di Provinsi DKI Jakarta. (ris/rd/pp)






LEAVE A REPLY