Home Agama Calon Petugas Haji Dipulangkan Paksa Saat Diklat

Calon Petugas Haji Dipulangkan Paksa Saat Diklat

Dinilai tidak jujur

389
0
SHARE
Calon Petugas Haji Dipulangkan Paksa Saat Diklat

Keterangan Gambar : Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjutak

Jakarta, parahyangan-post.com- Pertama dalam sejarah perekrutan calon petugas haji Indonesia. Mereka yang telah lolos seleksi dan ujian masuk yang ketat, dipulangkan secara paksa karena dinilai tidak jujur.

Itulah yang terjadi pada  Pendidikan dan Latihan (Diklat) yang berlangsung selama 20 hari di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta. Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) memulangkan enam orang calon Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Tahun 1447 H/2026 M yang sedang menjalankan proses pendidikan dan pelatihan.

“Ada setidaknya 6 orang yang sudah berguguran. Ada 3 orang yang karena sakit. Jadi sejak awal ketika masuk tidak jujur menyatakan bahwasannya dia ada sakit,” tutur Wamenhaj Dahnil Anzar Sikmanjutak dalam sambutannya pada Apel malam PPIH, Kamis (15/1/2026).

Dahnil mendapatkan informasi bahwa sejak awal terdapat peserta yang tidak jujur menyatakan kondisi kesehatannya, seperti mengidap TBC, yang justru berpotensi membahayakan peserta lain karena penyakit tersebut dapat menular.

Oleh karena itu, pihaknya memutuskan untuk memulangkan mereka dan menggugurkan hak keikutsertaannya. Ia menegaskan bahwa seluruh peserta dianggap sebagai satu keluarga yang harus saling menjaga, sehingga tidak boleh ada pihak yang mencelakai maupun dicelakai, dengan tujuan agar semua tetap sehat dan bugar.

“Yang jelas tidak ada boleh yang mencelakai atau dicelakai. Kita ingin semuanya tetap sehat, kita ingin semuanya tetap bugar. Untuk memastikan nanti pada bulan April dan Mei kita bisa bertugas dengan baik,” tandasnya.***(pp/sp-rls)