
Keterangan Gambar : (Alm) Irjen Pol. Drs.Firman Gani, SH (sumber foto : ist/pp)
Nama Irjen Pol. Drs.Firman Gani, SH dikenal sebagai salah satu putra kebanggaan Lampung yang meniti karier panjang di kepolisian hingga mencapai pangkat jenderal. Sosok Firman Gani sendiri sejatinya lahir di Bandung dan besar di Jakarta hingga masuk Akademi Polisi. Putra Letnan Kolonel (Letkol) AD Harun Gani yang asli Lampung, menjadikan sosok Firman Gani menjadi kebanggaan kampung halaman ayahnya, yaitu Lampung.
Putra kelahiran Lampung, 30 Desember 1952, ia tumbuh dalam keluarga yang menanamkan disiplin dan nilai pengabdian. Sejak muda, Firman Gani memilih jalur Akademi Kepolisian dan lulus pada awal 1980-an, membuka jalan panjang menuju jajaran elite Polri.
Kariernya dimulai dari berbagai penugasan di tingkat daerah. Firman Gani pernah menjabat sebagai Kapolres, kemudian dipercaya memimpin sejumlah direktorat di Mabes Polri. Kiprahnya semakin menonjol ketika ia diangkat sebagai Kapolda Metro Jaya, posisi strategis yang menuntut kemampuan menjaga keamanan ibu kota dengan kompleksitas sosial, politik, dan ekonomi yang tinggi. Di Jakarta, Firman Gani dikenal sebagai sosok yang tegas namun komunikatif, mampu meredam konflik sosial sekaligus menjaga hubungan baik dengan masyarakat sipil.
Selain itu, Firman Gani juga pernah bertugas di berbagai wilayah strategis, termasuk daerah rawan konflik dan pusat industri. Pengalaman panjangnya membuat ia dikenal sebagai jenderal yang memiliki pendekatan humanis, tidak hanya mengandalkan kekuatan aparat, tetapi juga membangun komunikasi dengan tokoh masyarakat dan pemerintah daerah.
Dalam perjalanan kariernya, Firman Gani menerima berbagai tanda jasa atas pengabdian di kepolisian. Ia aktif dalam operasi keamanan besar, mulai dari pengamanan pemilu, penanganan aksi massa, hingga operasi pemberantasan kejahatan terorganisir. Dedikasinya membuatnya dipercaya menduduki jabatan penting di Mabes Polri, termasuk di bidang pembinaan dan pengawasan internal.
Firman Gani meninggal dunia di Rumah Sakit Pusat Pertamina, Jakarta pada 19 Januari 2013 dalam usia 60 tahun akibat penyakit stroke. Ia dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata.
Sosok (Alm) Firman Gani sampai hari ini tetap dikenang sebagai sosok figur penting dalam jajaran Polri. Semangat dan dedikasi dalam pengabdianya bagi Korps Kesatuannya di Polri terus dikenang dan menjadi inspirasi bagi generasi muda Bhayangkara.
Mengenang sosok (Alm) Firman Gani hari ini, membuktikan bahwa perjalanan hidupnya menjadi inspirasi bahwa kerja keras, disiplin, dan integritas mampu membawa seorang ke panggung nasional, dan menjadi kebanggaan di kampung halaman ayahnya, Provinsi Lampung.
Perjalanan Karier (Alm) Firman Gani
Sebagaimana di-kutip dari Wikipedia.org, Sosok (Alm) Firman Gani merupakan lulusan Akademi Kepolisian tahun 1974. Ia mengawali karier kepolisian sebagai Komandan Peleton Brigade Mobil (Brimob) pada 1975. Dua tahun kemudian, ia menjadi Komandan Kompi Brimob Polda Metro Jaya selama tujuh tahun, lalu menjadi Komandan Satuan Brimob di Polda Kalimantan Barat.
Kemudian ia dimutasikan ke Ujung Pandang untuk jabatan yang sama pada 1986. Setahun berselang ia diangkat menjadi Kepala Kepolisian Resor Majene. Firman Gani juga pernah dipercaya sebagai ajudan wakil presiden, yang kemudian ajudan presiden B.J. Habibie. Pada tahun 1999, ia diangkat sebagai Kepala Korps Brimob oleh Kapolri saat itu Jenderal Pol Roesmanhadi menggantikan Brigjen Pol Silvanus Yulian Wenas.
Selanjutnya ia menjabat sebagai Kapolda Maluku pada 2000 dan Kapolda Sulawesi Selatan pada 2001 sebelum dipindahkan ke Polda Jawa Timur juga sebagai Kapolda pada 2003.
Ia dilantik menjadi Kapolda Metro Jaya pada 16 Juli 2004. Ketika menjadi Kapolda Metro Jaya, Firman dikenal sebagai penggagas Detasemen Khusus 88 (Densus 88 Antiteror Polri), ia meresmikannya pada 26 Agustus 2004 dengan komandan pertamanya adalah AKBP Tito Karnavian. Jabatan terakhirnya di kepolisian adalah Kepala Sekolah Staf dan Pimpinan Polri.
Setelah pensiun, Firman Gani terjun ke dunia politik. Ia menjadi Ketua DPW Partai Amanat Nasional DKI Jakarta. – (rat/dbs/pp)






LEAVE A REPLY