Home Polkam Amerika Telah Kalah Melawan Iran

Amerika Telah Kalah Melawan Iran

Dijadikan Boneka dan Pecundang oleh Israel

167
0
SHARE
Amerika Telah Kalah Melawan Iran

Jakarta, parahyangan-post.com-Apa pun hasil perang antara Amerika-Israel melawan Iran, yang kini sedang ’jeda’ Amerika telah kalah! Kekalahannya itu, dipicu banyak fakta. Antara lain,  oleh sesumbar si mulut besar Donald Trump,  yang dengan angkuh, memprediksi,  perang hanya akan  berlangsung dalam hitungan hari.

Nyatanya sekarang sudah lebih dari sebulan Amerika semakin kewalahan. Pesawat-pesawat canggihnya berhasil dihancurkan oleh drone murahan produksi lokal Iran, pangkalan militernya di sejumlah-negara Teluk hancur, sehingga perang semakin tak menentu. Bahkan Iran menantang untuk memperpanjang perang, menguji ketahanan bangsanya yang berperadaban tinggi dan tangguh.

Ibaratnya, Amerika  terperosok ke lobang dalam tak berdasar. Dijadikan boneka dan pecundang oleh Israel. Menghentikan perang malu, melanjutkan semakin takut dan semakin dibenci dunia. Trump harus menanggung  biaya perang  yang  membengkak yang membuat rakyatnya marah.

Hal ini terangkum dalam seminar internasional bertema “Global Conflick Dynamics and the Moral Responsibility  of the Muslim World: Reflection On Recent Developmen in Iran” (Dinamika Konflik Global dan Tanggung Jawab Moral Dunia Islam: Refleksi atas Perkembangan Terbaru di Iran)

Kegiatan diselenggarakan oleh Lembaga Kajian Islam dan Timur Tengah (LEMKIT) UIA, berlangsung di Lt. 8 Gedung Alawiyah, Kampus I, Rabu 29 April 2026. Dibuka oleh Rektor Prof. Dr. Masduki Ahmad, SH. MM.

Baca: Seminar Internasional UIA, Masduki: Dunia Kampus Jangan Diam

Sejumlah  pakar dan pembicara kondang, ikut meramaikan diskusi,  diantaranya, Chairman of Global Fulcrum of Wasatiyyat Islam Prof. Dr. Din Syamsuddin,  Wakil Sekjen Bidang Hubungan Luar Negeri MUI Pusat Dr. Hj. Safira Machrusah dan  Akademisi Universitas Islam Internasional Indonesia Zezen Zaenal Mutaqin, Ph.D. Dubes Iran untuk Indonesia H.E. Mohammad Boroujerdi yang sedianya akan menjadi salah seorang pembicara, akan hadir ke kampus UIA dengan audiens yang terbatas.

Sedangkan Ketua Yayasan Perguruan Islam As syafiiyah (UIA) Prof. Dr. H. Dailami Firdaus, LLM., MBA bertindak sebagai keynote speech.

Baca: Sikapi Perang Iran Lawan AS-Israel, Dailami Firdaus: Dunia Islam Jangan Jadi Penonton

Dalam paparannya, Zezen Zaenal Mutaqin, Ph.D. menyorot tatanan dunia pasca perang dan mempertanyakan seperti apa tananan dunia nanti? “Apakah sama dengan sebelum perang atau akan terjadi tanan baru?” tanyanya.

Pertanyaan Zezen ini dijawab oleh Prof. Din Samsudin. Din berkeyakinan tatanan dunia akan berubah sangat drastis dan Amerika tidak lagi menjadi kekuatan utama. Amerika telah hancur  oleh ulah Trump yang ambisius, maniak  dan ’gila’.

”Ini momentum bagi dunia Islam untuk mengambil peran strategis dalam tatanan dunia baru. Dunia Islam dapat menjadi pemain kunci,” yakin Din.

Sementara Safira Machrusah menggali dari segi teologis, bahwa perang Iran vs AS-Israel tidak lain dan tidak bukan adalah upaya bangsa Yahudi untuk merealisasikan Israel Raya. Yakni tanah yang dijanjikan dalam kitab Taurat, yang membentang antara sungai Nil (di Selatan) dan Sungai Efrat di Utara.

”Jadi kalau kita lihat dari sejarah, perang ini adalah perangnya Israel untuk mewujudkan Israel Raya. Negara-negara tetangganya sudah berhasil dilumpuhkan. Hanya Iran yang belum, Makanya Israel melakukan segala cara untuk menghancurkan Iran,” urainya.

Sementara Amerika, lanjut Safira, telah berhasil diseret ke dalam perangnya. Bahkan Israel menjadi Amerika sebagai boneka dan pecundang.***(ABOE/PP) 

Video Terkait: