Bekasi, parahyangan-post.com- Luar biasa! Dengan BMW Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Kota Bekasi berhasil meraih sejumlah prestasi terbaik. Diantaranya juara tingkat propinsi “SMK Award Jabar” dalam hal kerjasama dengan industry.
Tetapi jangan keliru. BMW di sini bukan merk mobil mewah asal Jerman yang terkenal itu. Melainkan akronim dari Bekerja Melanjutkan Wirausaha.
“Bekerja berarti lulusan SMKN 2 Kota Bekasi siap pakai di industry. Bahkan ada yang belum lulus sudah diambil perusahaan,” tutur Kepala Sekolah SMKN 2 Kota Bekasi Agus Wimbadi saat bincang-bincang dengan parahyangan-post.com, di kantornya, Jumat 9 Mei 2025.
Sedangkan M, lanjut Agus, artinya melanjutkan.
“Maksudnya siswa kami siap melanjutkan ke perguruan tinggi mana pun yang mereka sukai sesuai dengan kompetensinya. Bahkan tahun lalu, lulusan kami terbanyak diterima di perguruan tinggi negeri dibanding SMKN-SMKN lain di Bekasi,” terangnya.
Sedangkan W, artinya Wirausaha.
“Maksudnya, lulusan kami siap beriwrausaha. Mandiri. Mereka tidak mau menjadi karyawan di perusahaan lain,” tambah Agus.
Sukses SMKN 2 Kota Bekasi menjadi sekolah kejuruan terbaik di Bekasi bukan datang begitu saja, tetapi melalui perjuangan keras. Melakukan berbagai inovasi, terobosan baru dan berkolaborasi dengan pihak lain.
Saat ini SMKN 2 Kota Bekasi memiliki enam Kompetensi Keahlian, yakni Rekayasa Perangkat Lunak, Teknik Komputer dan Jaringan, Teknik Elektronika Industri, Teknik dan Bisnis Sepeda Motor, Akuntansi dan Keuangan Lembaga dan yang terakhir Teknik Energi Terbarukan.
Kerjasama dengan UIA
Selain dengan perusahaan-perusahaan besar, SMKN 2 Kota Bekasi juga menjalin kerja sama dengan pihak kampus. Salah satunya dengan Universitas Islam As Syafi’iyah (UIA).
Tim UIA dipimpin langsung Kepala Penerimaan Mahasiswa Baru (Penmaru) DR. Sabar Lesmana menjalin kerjasama dan melakukan kunjungan bertepatan dengan pembagian dokumen kelulusan siswa kelas 12 yang dihadiri oleh orang tua/wali murid.
Sabar Lesmana mengatakan, timnya bukan sekadar berpromosi tetapi juga mengedukasi siswa dengan melakukan berbagai kegiatan positif. Diantaranya memberikan bimbingan dan konseling, melakukan berbagai tes. Antara lain tes minat dan bakat, tes emosi, tes IQ dan lain sebagainya.
“Jadi kita ke sini bukan hanya berpromosi semata tetapi juga melakukan edukasi,” tutur Sabar yang juga Wakil Dekan FKIP UIA.
Makanya, lanjut sabar, dia membawa tim yang komplit, seperti dosen Bimbingan dan Konseling Ken Heryani Sulis M. Pd dan Duta Kampus yang personelnya merupakan mahasiswa berprestasi UIA.
Sabar kagum atas prestasi yang dicapai SMKN 2 Kota Bekasi ini. Meskipun berlokasi dekat dengan tempat pembuangan sampah Bantar Gebang, namun berhasil melakukan berbagai inovasi. Ia berharap kerja sama dengan UIA terus berlanjut.*** (pp/aboe)






LEAVE A REPLY