Ibadah kurban bukan sekadar ritual tahunan, tetapi sarana healing ruhani untuk menyembuhkan penyakit hati. Dalam Al-Qur'an Allah berfirman, (artinya)
“Maka, laksanakanlah salat karena Tuhanmu dan berkurbanlah!” (QS Al-Kautsar [108]: 2).
Ayat ini menunjukkan bahwa kurban adalah bentuk pendekatan diri kepada Allah, sekaligus wujud syukur atas nikmat-Nya yang tak terhitung: umur, iman, dan rezeki. Memang, sebagian hadis tentang keutamaan kurban memiliki kelemahan.
Namun terdapat riwayat yang dinilai hasan oleh At-Tirmizi dari Aisyah Radhiyallahu anha, bahwa Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda, “Tidak ada amalan yang dilakukan oleh anak Adam pada hari Nahr (Idul Adlha) yang lebih dicintai oleh Allah selain dari pada mengucurkan darah (hewan kurban). Karena
sesungguhnya ia (hewan kurban) akan datang pada hari kiamat dengan tanduk, bulu, dan kukunya. Dan sungguh, darah tersebut akan sampai kepada (rida) Allah sebelum tetesan darah tersebut jatuh ke bumi, maka bersihkanlah jiwa kalian dengan berkurban.”
Para ulama menjelaskan bagian “fatibu biha nafsan” (maka bersihkanlah jiwa kalian dengan berkurban), yaitu: berkurbanlah dengan hati yang rida, tidak berat, karena yakin Allah menerimanya dan memberi pahala besar.
Bahkan dijelaskan bahwa kalimat ini kemungkinan merupakan penjelasan dari Aisyah sendiri (idraj), sebagaimana disebutkan oleh al-Hafiz Al-Iraqi. Maknanya tetap dalam: inti kurban adalah kelapangan hati, bukan sekadar tindakan lahir. Di sinilah letak healing-nya.
Penyakit hati sering bersumber dari keterikatan: cinta berlebihan pada harta, bakhil, riya, dan takut kehilangan. Kurban menjadi terapi nyata. Saat seseorang mengeluarkan harta terbaiknya dan menyembelih hewan kurban, ia sejatinya sedang “menyembelih” ego dan keterikatan dunia dalam dirinya.
Aliran darah kurban adalah simbol pelepasan bahwa semua hanyalah titipan Allah. Bahkan yang sampai kepada-Nya bukan darah dan daging, tetapi ketakwaan.
Semakin ikhlas seseorang berkurban, semakin sembuh hatinya: menjadi lapang, ringan memberi, dan penuh syukur.
Kurban adalah terapi ilahi: bukan hanya mengalirkan darah hewan, tetapi
membersihkan hati manusia dari penyakit yang tersembunyi.
Sumber: Al-Mufassal fii Ahkam al-Udhiyah
================
AQL Qurban Care: Kurban Terbaik, Manfaat Terluas
Tunaikan kurban Anda bersama AQL Qurban Care: amanah, tepat sasaran, dan penuh keberkahan.
WA: 0857 1873 5254
IG: @aql.qurbancare
www.qurbancare.org






LEAVE A REPLY