Jakarta, parahyangan-post.com, – Finalisasi DPP GPKN memasuki tahap akhir setelah jajaran pengurus menggelar rapat finalisasi struktur organisasi di Jakarta, Sabtu (11/7/2026). Rapat tersebut menghasilkan kesepakatan untuk segera menggelar sidang pleno sebagai agenda pengukuhan kepengurusan tetap Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Pemuda Kepulauan Nias (GPKN) sekaligus mempersiapkan pelantikan pengurus baru.
Rapat finalisasi tersebut bertujuan memperkuat sinergi antar pengurus agar organisasi mampu menjalankan amanah secara lebih efektif, profesional, dan terarah. Melalui struktur kepengurusan yang telah tersusun, DPP GPKN optimistis dapat mempercepat pelaksanaan program kerja yang berdampak bagi masyarakat Kepulauan Nias.
Mantan Ketua Umum DPP GPKN, Dellinus Sarumaha, S.H., menegaskan bahwa struktur kepengurusan yang telah selesai disusun harus segera dikukuhkan melalui sidang pleno agar seluruh pengurus dapat langsung bekerja dan menyusun langkah strategis organisasi.
"Finalisasi struktur ini menjadi langkah awal untuk memperkuat organisasi dan menghadirkan kepengurusan yang solid, progresif, serta mampu menjalankan program kerja secara optimal demi kemajuan organisasi," ujar Dellinus di Kantor Dellinus Sarumaha and Partner Law Firm, Jakarta.
Menurutnya, kepengurusan DPP GPKN harus memiliki arah organisasi yang jelas dan sasaran program yang tepat sehingga seluruh pengurus dapat bersinergi menjalankan visi dan misi organisasi secara maksimal.
Sementara itu, Calon Ketua Umum DPP GPKN, Juniari Laoli, S.E., memaparkan berbagai program prioritas yang telah disusun bersama jajaran pengurus. Ia menegaskan bahwa kepengurusan baru akan menghadirkan strategi organisasi yang lebih adaptif guna menjadikan GPKN sebagai wadah pemersatu pemuda-pemudi Ono Niha di tingkat nasional.
Juniari menjelaskan bahwa program yang telah dirancang mencakup berbagai bidang strategis, mulai dari ekonomi, pendidikan, sosial, hingga penegakan hukum. Melalui program tersebut, DPP GPKN ingin memberikan kontribusi nyata kepada pemerintah maupun pemangku kepentingan dalam mendorong pembangunan Kepulauan Nias.
Ia juga meyakini latar belakang para pengurus yang berasal dari berbagai profesi akan menjadi kekuatan besar bagi organisasi dalam menjalankan berbagai program.
"Melalui program yang telah tersusun secara sistematis bersama seluruh pengurus DPP GPKN, kami optimistis mampu bergerak cepat memberikan saran, kritik, dan solusi konstruktif kepada pemerintah maupun pihak terkait demi kemajuan ekonomi, pendidikan, serta penegakan hukum di Kepulauan Nias," kata Juniari.
Selain membahas program kerja, rapat juga menyepakati rencana pelaksanaan pelantikan pengurus baru DPP GPKN dalam waktu dekat. Juniari mengajak para pendiri organisasi, dewan penasehat, tokoh Ono Niha, serta seluruh elemen masyarakat untuk memberikan masukan demi penyempurnaan program kerja organisasi.
Ia berharap seluruh pihak turut mendukung pelaksanaan sidang pleno dan pelantikan agar berjalan lancar serta menjadi momentum kebangkitan organisasi dalam mengemban visi pembangunan Kepulauan Nias.
Pada akhir rapat, calon Sekretaris DPP GPKN, Deltawan Telaumbanua, S.H., membacakan hasil notulen rapat yang memuat sejumlah keputusan penting.
Susunan Pengurus Inti yang Hadir
Calon Ketua Umum: Juniari Laoli, S.E.
Calon Wakil Ketua: A. Pardalongan Ndraha
Calon Sekretaris: Deltawan Telaumbanua, S.H.
Calon Bendahara: Oktavianus Zebua
Calon Koordinator Bidang Advokasi dan Hukum: Dellinus Sarumaha, S.H.
Calon Koordinator Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK): Juli E. Restu Waruwu
Calon Koordinator Bidang Agitasi dan Propaganda (Agipro): Aprilman Daeli
Hasil Kesepakatan Rapat
Menyiapkan pelaksanaan Sidang Pleno DPP GPKN.
Menetapkan agenda pelantikan pengurus baru.
Menyusun arah kebijakan organisasi.
Menetapkan sasaran program jangka pendek, menengah, dan panjang.
Rapat menyimpulkan bahwa peserta yang hadir telah mewakili mayoritas calon pengurus yang telah terkonfirmasi. Seluruh peserta berkomitmen menyukseskan sidang pleno serta bersama-sama menyusun kebijakan organisasi yang berorientasi pada penguatan kelembagaan dan pembangunan Kepulauan Nias dalam beberapa tahun mendatang.






LEAVE A REPLY