Home Nusantara Buka MUSORPROV DKI, Pramono: Juara Umum PON 22 NTT-NTB Harga Mati

Buka MUSORPROV DKI, Pramono: Juara Umum PON 22 NTT-NTB Harga Mati

Jakarta siap menampung cabor jika venue tidak  tersedia di Daerah

691
0
SHARE
Buka MUSORPROV DKI, Pramono: Juara Umum PON 22 NTT-NTB Harga Mati

Keterangan Gambar : Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo (foto aboe)

Jakarta, parahyangan-post.com- Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo menegaskan komitmen DKI untuk merebut juara umum Pekan Olah Raga (PON 22/2028) di NTT/NTB.

Itu disampaikan pada Musyawarah  Olah Raga Propinsi (MUSORPROV) XIII KONI DKI Jakarta, di Candi Bentar, Ancol 5/2.

“Juara Umum PON 22 Harga Mati!” tegas  Pramono yang disambut antusias oleh seluruh peserta.

Pramono juga menyatakan, ‘kesedihan’ jika juara umum tidak diraih pada pekan olah itu. Sebagai informasi pada PON 21, Medan-Aceh lalu, DKI dikalahkan oleh Jawa Barat. Terakhir Jakarta juara oada tahun 2012.

“Saya sering ditanya oleh rekan-rekan,” keluh Pramono,  ”Kok DKI gak bisa gak juara umum di PON, ya. Padahal semua talen, atlit unggulan, bibit berprestasi, fasilitas ada di Jakarta,” heran Pramono,

”Nah sekarang saya akan katakan kepada mereka, Besok (PON 22-red) DKI akan juara!” yakinnya.

Untuk itu, lanjut  Pramono dia sudah mengintruksikan kepada seluruh pihak terkait di Pemprov (DISPORA) DKI agar benar-benar bekerja keras untuk menyukseskan.

“Mereka tidak akan bisa tidur nyenyak jika gak juara!” tegasnya lagi.

Ditanya soal kesiapan DKI menjadi lokasi pertandingan jika venue di NTT/NTB tidak tersedia   untuk cabang olah raga tertentu, Pramono menyatakan kesiapannya untuk menampung.

“Dengan sangat senang hati DKI menawarkan diri untuk menjadi arena pertandingan jika venuenya tidak ada di NTT/NTB,” ujar Pramono.

Sebelumnya, pada sermonial pembukaan, Ketua Umum KONI Pusat  Letjen TNI Purn. Marciano Norman menyatakan tidak semua fasilita/lapangan  cabang olah raga yang dipertandingan tersedia di NTT/NTB. Karena cabor yang akan dipertandingkan akan mengacu kepada cabor yang akan dipertandingan di Olimpiade.

”Kalau belum ada di sana, kita tidak akan bangun yang baru. Jadi harus di tempat lain. Saya meminta kesediaan DKI untuk memfasilitasinya,” ujar Norman.

Musyawarah KONI DKI membahas tiga tema utama, yakni pertanggungjawaban pengurus lama, merumuskan program periode berikutnya dan pemilihan Ketua Umum yang baru.

Dalam MUSORPROV  XIII  ini hanya ada satu calon yakni, petahana, Hidayat Humaid.***(pp/aboe)