
Keterangan Gambar : Atas: Kampus UINSA, bawah: Dirjen Pendidikan Islam Kemenag Prof. Amien Suyitno
Jakarta, parahyangan-post.com-Menteri Agama Nasaruddin Umar memberhentikan Prof. Akh. Muzakki sebagai Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya.
“KMA tentang pemberhentian Rektor UIN Sunan Ampel Surabaya terbit menyusul surat pernyataan pengunduran diri yang disampaikan oleh Prof. Muzakki pada 22 September 2026,” terang Kepala Biro SDM Setjen Kemenag, Muhammad Zain, di Jakarta, Rabu (23/9/2026).
Pemberhentian ini mengakhiri demo mahasiswa menjurus anarkhir di kampus itu. Sebelumnya diberitakan, mahasiswa menyegel kampus menuntut Muzakki Mundur. Aktivitas akademik mengalami kelumpuhan total sejak awal pekan ini. Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) UINSA melakukan aksi eskalasi besar-besaran dengan menyegel dan merantai gerbang utama kampus sejak Senin pagi (21/9/2026).
Aksi ini merupakan puncak dari gelombang protes pasca-dilantiknya kembali Prof. Akh. Muzakki sebagai Rektor UINSA periode 2026–2030 pada 15 September lalu. Mahasiswa secara tegas menuntut agar rektor yang baru dilantik tersebut segera meletakkan jabatannya.
Dalam orasinya, Koordinator Aksi menegaskan bahwa mahasiswa membawa paket tuntutan yang disebut formula "1+7". Tuntutan utamanya adalah pencopotan Akh. Muzakki dari kursi rektor, didampingi tujuh tuntutan lain yang meliputi transparansi dugaan kasus hukum di Kopertais Wilayah IV, mahalnya tarif Uang Kuliah Tunggal (UKT), pemberlakuan jam malam kampus, hingga masalah keterbatasan fasilitas akibat membeludaknya kuota mahasiswa baru.
"Kami tidak akan membuka segel gerbang ini sampai ada bukti hitam di atas putih berupa Surat Keputusan (SK) resmi pengunduran diri atau pemberhentian rektor dari Kementerian Agama. Janji lisan saja tidak cukup," ujar perwakilan DEMA UINSA di lokasi aksi. Akibat penyegelan ini, pihak rektorat terpaksa mengalihkan seluruh kegiatan perkuliahan tatap muka (offline) menjadi daring (online).
Sehungungan dengan pemberhentian tersebut, Menag menunjuk Dirjen Pendidikan Islam Prof. Amien Suyitno sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Rektor.
“Jadi selaku Plt, Prof Suyitno akan bertugas sampai dengan dilantiknya Rektor UIN Surabaya yang baru dalam waktu secepatnya,” tandas Zain.***(pp/aboe)






LEAVE A REPLY