Home Seni Budaya Teaser Trailer Empat Musim Pertiwi Penuh Teka-Teki

Teaser Trailer Empat Musim Pertiwi Penuh Teka-Teki

Film Empat Musim Pertiwi tayang mulai 8 Oktober 2026 di bioskop

42
0
SHARE
Teaser Trailer Empat Musim Pertiwi Penuh Teka-Teki

Keterangan Gambar : Sementara itu, visual yang tersaji dalam teaser trailer juga menambah suasana yang penuh teka-teki misteri, dengan alur mendebarkan.

Teaser Trailer Empat Musim Pertiwi Penuh Teka-Teki! 
Saat Putri Marino Pulang Sebagai Pertiwi yang tak Diinginkan,
Kolaborasi Pemeran dan Sutradara Gadis Kretek


JAKARTA Parahyangan Post – Rumah produksi Forka Films merilis official teaser trailer film Empat Musim Pertiwi, dari sutradara serial fenomenal Gadis Kretek, Kamila Andini, dan produser Ifa Isfansyah. Dalam teaser trailer yang dirilis, Putri Marino yang memerankan Pertiwi dikisahkan pulang ke kampung halamannya, setelah 20 tahun pergi. 

Namun, kepulangannya justru mengundang curiga para warga kampung. Kedua orangtua Pertiwi juga seperti tak menginginkan kepulangannya. Gerak-gerik Pertiwi selalu diawasi. Tapi, dalam kepulangannya itu, ada yang kemarahan yang tertunda, kekecewaan, dan kegetiran. Pertiwi seperti ingin disingkirkan. 

Sementara itu, visual yang tersaji dalam teaser trailer juga menambah suasana yang penuh teka-teki misteri, dengan alur mendebarkan. Ditulis dan disutradarai oleh Kamila Andini, Empat Musim Pertiwi menjadi reuninya kembali bersama Putri Marino sebagai pemeran utama di film ini setelah kesuksesan serial Gadis Kretek. Tak hanya Putri, film ini juga menjadi reuni bersama Arya Saloka, serta jajaran kru di balik layar Gadis Kretek, termasuk sinematografer Batara Goempar, desainer produksi Dita Gambiro, penata busana Hagai Pakan, penata rias Astrid Sambudiono, perekam suara Sutrisno dan editor Ahmad Fesdi Anggoro. 

Sebelumnya, Forka Films juga telah merilis official teaser poster Empat Musim Pertiwi yang menampilkan tokoh utama, Pertiwi, yang diperankan Putri Marino. Dipotret dengan dekat dan berfokus pada satu tokoh, penonton akan diajak untuk mengikuti perjalanan batin Pertiwi mengarungi musim-musim dalam hidupnya. 

“Di teaser trailer, kita bisa mengintip kehidupan Pertiwi. Perempuan yang tidak takut mati, seperti yang disampaikan dalam dialog. Pertiwi tidak takut apapun. Tapi kepulangannya juga membawa trauma yang besar, yang membuatnya menjadi tidak takut apapun. Dia hanya memiliki dirinya sendiri,” ujar penulis dan sutradara Kamila Andini tentang karakter Pertiwi yang diperankan Putri Marino. 

Dalam teaser trailer juga sudah terlihat latar tempat yang menjadi dunia Pertiwi di film ini, yakni Bromo. Bromo sendiri sudah muncul sejak pengembangan ide awal film. 

“Ide awal film ini terbentuk pada tahun 2017. Namun justru yang memantik adalah latarnya, yakni Bromo. Saat itu, ada yang ingin kami sampaikan ketika berinteraksi dengan ruang di Bromo. Ide ini bahkan jauh sebelum ada Gadis Kretek,” ujar produser Ifa Isfansyah. 

Film ini dibintangi oleh Putri Marino, Arya Saloka, Christine Hakim, dan Hana Malasan. Diproduksi Forka Films, film ini turut didukung dan kolaborasi bersama dengan Miles Films, Jagartha, Trinity Optima, Imajinari, TeamUp, Julie Estelle, dan Navvaros. 

Empat Musim Pertiwi akan mengikuti Pertiwi. Setelah 20 tahun, ia pulang. Pilihan yang tidak mudah karena ia tahu orang-orang tidak mengharapkan kepulangannya. Bahkan di rumahnya sendiri. Tapi ada alasan kenapa Pertiwi pulang. Pertiwi ingin menghadapi empat musim dalam hidupnya. Masa-masa yang pernah membuat hidupnya gelap gulita di dalam penjara, hingga perlahan Pertiwi bisa kembali mekar dan berbunga menuju cahaya yang sudah lama hilang. 

Saksikan di layar lebar saat Pertiwi pulang. Empat Musim Pertiwi tayang 8 Oktober 2026. Ikuti perkembangan terbaru film Empat Musim Pertiwi melalui akun media sosial Instagram @forkafilms dan saksikan filmnya di bioskop pada tahun 2026! 

Tentang FORKA FILMS
Forka Films, sebelumnya dikenal sebagai Fourcolours Films, adalah sebuah perusahaan produksi film yang berbasis di Indonesia, dipimpin oleh sutradara dan produser Ifa Isfansyah. Sejak didirikan pada tahun 2001, Forka Films secara aktif memproduksi film-film yang telah mendapatkan penghargaan di berbagai fes:val film internasional. 

Beberapa karya terkemuka yang diproduksi oleh Forka Films, antara lain:
Siti (Eddie Cahyono, Telluride 2015)
Turah (Wicaksono Wisnu Legowo, Film Resmi Indonesia untuk OSCARS 2018)
The Seen and Unseen (Kamila Andini, Toronto 2017)
Memories of My Body (Garin Nugroho, Venice Orizzon: 2018)
Yuni (Kamila Andini, Penghargaan Plakorm Prize di Toronto 2021) 
Before, Now & Then (Kamila Andini, Berlinale Silver Bear 2022)
Cigarettes Girl (Ifa Isfansyah & Kamila Andini, Best Mini Series Seoul International Drama
Awards 2024)

Forka Films terus mendukung keberagaman sinema Indonesia dan dunia, serta fokus pada menemukan dan membina talenta baru di Indonesia. Perusahaan ini memiliki visi untuk terus
menghasilkan karya-karya yang berkualitas dan memberikan kontribusi besar pada perfilman Indonesia di kancah internasional. - (rd/pp)

Video Terkait: