Banyumas, parahyangan-post.com-- Kegiatan Tablig Akbar Parenting bersama Ustad Abdul Somad (UAS) yang digelar perdana di Wilayah Banyumas, tepatnya di masjid MBS Zam-Zam Kampus 3 Desa Karanglo, Cilongok, Banyumas, pada Jumat (28 November 2025). Sambutan jamaah sangat antusias, dengan kehadiran mereka secara berbondong-bondong untuk mengaji sekaligus berkesempatan dapat menyimak langsung tausiyah dari Ustaz kondang bertaraf international ini. Sebelum Jum’at pengunjung lintas umur baik lelaki dan perempuan dan yang membawa serta anak kecil rela berjalan kaki ratusan meter dari lapangan parkir kendaraan yang mengangkut mereka dari pelosok desa di sejumlah kecamatan di wilayah Banyumas Barat. Setelah salat Jumat tiga lantai masjid serta halaman pondok tidak menyisakan ruang, seluruhnya dipenuhi hadirin yang melebihi kapasitas tempat yang disediakan. Sehingga sebagian rela duduk berdesak di tangga masjid.
Direktur Muhammadiyah Boarding School (MBS) Zam-Zam Arif Fauzi Lc., M.Pd., merasa bersyukur atas kesuksesan kegiatan ini. Ia berterima kasih kepada UAS dan timnya yang telah mempercayakan MBS Zam-Zam menjadi salah satu tempat untuk tablig akbar.
“Kami juga memohon maaf yang setulus-tulusnya kepada seluruh jemaah yang tidak semuanya bisa tertampung di ruangan ini karena kapasitas masjid ini adalah 1.700 dan yang di luar sana lebih banyak lagi. Mudah-mudahan Allah Subhanahu wa ta’ala akan ganti dengan pahala yang lebih baik,” kata Direktur.
UAS dalam ceramahnya menyampaikan tema ‘Pendidikan Profetik: Menghormati Guru, Memuliakan Murid, Membangun Peradaban Emas.’ Setidaknya ada empat langkah. Pertama, mengarahkan pendidikan anak sejak dini hingga sekolah lanjutan baik dari TK, SD/MI/ hingga SLTA/ MA. Begitu masuk kuliah bolehkan anak memilih jurusan sesuai dengan minat dan bakatnya. Kedua, agar menghormati guru, sebab keberkahan ilmu itu ada pada sosok guru.
“Kalau cerita tentang banyak ilmu, yang paling hebat ilmunya ya -- dulu kata orang yang paling hebat Syekh Google. Sekarang ada lagi, setelah Google itu ternyata punya Syekh juga namanya Syekh AI. Ialah yang banyak ilmunya tapi mereka tidak ada keberkahan. Maka adik-adik nanti setelah kalian menjadi orang-orang hebat, orang-orang besar, ada yang jadi wamen, ada yang jadi Menteri. Kalian akan membangun Indonesia ini baldatun thayyibatun warabbun ghofur,” terang UAS seraya mengaminkan.
Lanjut singa podium yang bergelar Datuk Seri Ulama Setia Negara ini, setelah anak dididik sesuai punya profesi kemampuan, agar muliakan gurunya, muliakan anak didik santrinya. Maka poin yang keempat agar anak-anak memiliki akidah yang benar, praktik ibadahnya betul, ilmu-ilmu pokok dikuasai, juga memiliki kemampuan Bahasa, baik bahasa asing seperti Bahasa arab dan Inggris, maupun bahasa komunikasi sehari-hari. Tujuannya supaya menjadi generasi dapat mewujudkan negeri benar-benar merdeka menuju Indonesia emas.
“Di bawah ini ada nikel, di bawah ada batu bara, di bawah ada emas, di bawah ada uranium. Jangan sampai yang ngolah orang lain masuk ke negara kita, diambil, dibawa keluar. Karena kita tidak mampu mengolahnya. Maka yang jadi arsitek, yang jadi pakar, yang jadi ekonom, jangan sampai kita dijajah dua kali. Jepang sudah pulang ke Tokyo, Belanda sudah pulang ke Amsterdam. Insyaallah kitalah yang menata negara kita menuju Indonesia Emas 2045. Baldatun thayyibatun warabbun ghofur insyaallah,” tandas UAS.
Hadir dan memberikan sambutan, Bupati Banyumas yang diwakilkan Kepala Dinas Pendidikan Banyumas, Drs. Joko Wiyono, M.Si., sedangkan tamu kehormatan lainnya, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Banyumas, Drs. M. Djohar, M.Pd., beserta jajarannya, Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah Banyumas, Dr. Zakiyah, M.Si., Jajaran Badan Pembina MBS Zam-Zam, MUI Kabupaten Banyumas, BI, Forkompincam Cilongok, Pengurus PCM dan PCA Cilongok beserta ortomnya, dan para Kepala Sekolah SD/MI dan SMP/ MTs se Banyumas. Dalam acara ini juga disertakan Peluncuran Beasiswa MBS Zam-Zam untuk kader Persyarikan senilai 800 Juta yang diserahkan Direktur MBS Zam-Zam, Arif Fauzi, kepada Ketua PC Muhammadiyah Cilongok, Ir. Wahyudianto. ***(hamidin/pp)





LEAVE A REPLY