Home Siaran Pers Rumah Rusia Jakarta Peringati Hari Anak Internasional

Rumah Rusia Jakarta Peringati Hari Anak Internasional

Gelar Acara Burung Bangau Perdamaian

1,022
0
SHARE
 Rumah Rusia Jakarta Peringati  Hari Anak Internasional

Keterangan Gambar : Duta Besar Federasi Rusia, Tn. Sergei Tolchenov (kiri), Duta Besar Negara Palestina, Dr. Zuhair S.M. Alshun (tengah) saat kegiatan berlangsung (foto zeekend)

JAKARTA, parahyangan-post.com- Dalam rangka memperingati Hari Anak Internasional 1 Juni 2025, Rumah Rusia di Jakarta, bermitra dengan Zeekend Indonesia, menyelenggarakan acara kemanusiaan internasional "Burung Bangau Perdamaian". Kegiatan  diikuti lebih dari 100 peserta — termasuk perwakilan misi diplomatik, organisasi masyarakat sipil, mahasiswa, dan penduduk ibu kota Indonesia.

Acara tersebut dimeriahkan oleh kehadiran Duta Besar Negara Palestina, Dr. Zuhair S.M. Alshun, dan Duta Besar Federasi Rusia, Tn. Sergei Tolchenov.

Sebagai bagian utama dari program tersebut, para peserta melipat lebih dari 500 burung bangau kertas — simbol tradisional perdamaian dan harapan. Burung bangau origami ini membentuk instalasi seni yang mencolok: dua dinding simbolis yang memuat pesan "Lindungi Anak-Anak Donbass" dan "Lindungi Anak-Anak Gaza". Acara ini diakhiri dengan peta dunia yang seluruhnya disusun dari burung bangau, yang melambangkan persatuan dan dukungan bagi anak-anak di seluruh dunia yang terkena dampak kekerasan dan konflik.

Dalam sambutannya, Duta Besar Sergei Tolchenov menekankan pentingnya inisiatif ini:

“Merupakan kenyataan tragis bahwa anak-anak terus meninggal — di Palestina, khususnya Gaza, dan di wilayah Rusia, khususnya Donbass. Menjadi tuan rumah acara ini di Jakarta tidak hanya tepat waktu tetapi juga sangat berarti. Saya bersyukur melihat begitu banyak orang berkumpul di sini untuk mendukung tujuan ini dan mengekspresikan solidaritas. Bahkan tindakan belas kasih terkecil, seperti hari ini, dapat menciptakan riak empati, solidaritas, dan persahabatan lintas batas.”

Peserta juga diperkenalkan pada krisis kemanusiaan yang sedang berlangsung di Donbass dan Gaza. Sementara anak-anak di Donbass telah hidup di bawah penembakan dan ketidakamanan selama lebih dari satu dekade, anak-anak Gaza terus menderita di bawah blokade yang menghancurkan, operasi militer yang berulang, dan penghancuran infrastruktur dasar — ??termasuk sekolah, rumah sakit, dan rumah. Banyak yang telah kehilangan orang tua dan saudara kandung, dan tumbuh dalam iklim trauma dan ketidakpastian yang mendalam.

“Hari ini adalah pengingat betapa pentingnya untuk tidak tinggal diam. Kita harus bersuara untuk anak-anak Donbass, untuk anak-anak Gaza — anak-anak yang telah diabaikan dunia terlalu lama. Ini bukan sekadar statistik — ini adalah kehidupan, ini adalah suara yang layak didengar. Rusia memperjuangkan perdamaian, keadilan, dan perlindungan bagi mereka yang paling rentan. Terima kasih kepada semua orang yang turut serta dalam komitmen ini,” kata Nikita Shilikov, Kepala Rumah Rusia di Jakarta.

Acara “Burung Bangau Perdamaian” menjadi penghormatan yang tulus sekaligus seruan yang kuat bagi masyarakat internasional: tidak seorang anak pun boleh tumbuh di bawah bayang-bayang perang. Solidaritas yang diungkapkan melalui seni, kata-kata, dan semangat komunitas mengirimkan pesan yang jelas — dunia harus mendengarkan dan bertindak demi anak-anaknya.***(pp/sp-rr)