Home Opini Nasib Tentara di Medan Perang

Nasib Tentara di Medan Perang

Karikatur Karya Munadi

663
0
SHARE
Nasib Tentara di Medan Perang

Perang yang terjadi di masa lampau maupun perang yang sedang berlangsung saat ini, perang Iran melawan Israel-AS, dan konflik perang lainnya, berdampak keruntuhan,kehancuran, dan krisis kemanusiaan yang sangat mengkhawatirkan. Demontrsi masyarakat sipil di berbagai negara menyuarakan agar perang dihentikan, dunia menciptakan perdamaian. Namun apa yang terjadi?
Perang terus berlangsung. Korban tewas akibat perang terus bertambah, baik korban dipihak tentara perang maupun korban masyarakat sipil yang tidak berdosa, juga korban penyiksaan tawanan perang.

Tentara yang terjun di medan perang, pastinya menghadapi situasi langsung, kematian tentara lawan, kematian kawan sendiri, dan kematian warga sipil dalam perang bersekala pendek maupun bersekala panjang.

Sebuah investegasi militer Israel mengungkap lonjakan kasus bunuh diri di kalangan tentaranya, yang sebagian besar dikaitkan dengan trauma akibat perang di Jalur Gaza. Temuan ini dilaporkan oleh lembaga penyiaran Israel, KAN, pada Minggu (3/8/2025).
Sejak awal 2025, tercatat 16 tentara Israel melakukan bunuh diri. Pada tahun 2023, jumlah kasus tercatat sebanyak 17.
Laporan menyebutkan bahwa sebagian besar Kasus disebabkan oleh tekanan psikologis yang berat selama bertugas. Termasuk pengalaman tempur dan kehilangan rekan.
Setiap kasus yang terjadi diselidiki secara menyeluruh, termasuk memeriksa catatan pribadi dan mewawancarai orang-orang terdekat korban. Seorang pejabat militer Israel menyatakan bahwa situasi ini mencerminkan dampak kompleks dari konflik berkepanjangan di Gaza. Ia menambahkan bahwa perang memiliki konsekuensi jangka panjang terhadap kondisi mental para prajurit.
Selain itu, lembaga penyiaran Israel, KAN juga melaporkan bahwa hampir 3.770 tentara Israel telah didiagnosis dengan gangguan stres pascatrauma ( PTSD ).
(Sumber Tribun-video.com)

Menurut dr.Resthie Rachmanta Putri.M.Epid, dari KlikDokter, PTSD ( Post-Traumatic Stress Disorder ), merupakan gangguan psikis yang rentan dialami oleh seseorang yang mengalami peristiwa mengerikan, terjadi mendadak, terlebih mengancam kehidupannya.
Tentara yang dikirim ke lokasi konflik atau menjadi relawan gempa  bisa saja mengalami hal tersebut. Selain itu, PTSD juga bisa dialami oleh seseorang yang menyaksikan suatu kejadian mengerikan dialami oleh orang terdekatnya.
Perang, apalagi perang yang berlangsung lama, para tentara di medan perang yang sangat ekstrem dan kompleks berpotensi mengalami gangguan kesehatan mental jangka pendek maupun jangka panjang. Tekanan ini bisa muncul  dari akibat terlibat langsung dan menyaksikan kekerasan, kematian, dan ancaman kelangsungan hidupnya.

Duka untuk Prajurit TNI.
Kedutaan Besar (Kedubes) Republik Islam Iran di Jakarta melalui akun X pada Senin (30/3/2026). Ia menyampaikan belasungkawa terhadap rakyat Indonesia yang kehilangan seorang prajurit TNI. Iran turut mengutuk keras tindakan keji Israel yang menyerang pasukan perdamaian di Lebanon. Teheran menyebut serangan itu merupakan agresi berkelanjutan dari Israel yang didukung penuh AS. Pihaknya menekankan penyerangan terhadap pasukan penjaga perdamaian merupakan pelanggaran berat terhadap hukum internasional.
Diketahui salah satu TNI gugur, serangan Israel mengakibatkan tiga prajurit terluka. Satu TNI luka berat, dua lagi mengalami luka ringan.(Sumber Tribun-video.com)

Sekjen (Sekretaris Jenderal ) PBB, Antonio Gutteres menyampaikan bela sungkawa terkait  prajurit Tentara Nasional Indonesia ( TNI ) yang tewas di Lebanon ketika Israel getol melancarkan serangan ke wilayah selatan negara itu.
Gutteres mengatakan insiden itu hanya satu dari serangkaian kejadian yang menimpa pasukan Penjaga Perdamaian ( UNIFIL )  di Lebanon.(Sumber CNNIdonesia)

Berita yang beredar di media TV, Jumat (3/4/2026), Tiga prajurit TNI gugur di Lebanon, yang tergabung dalam misi Penjaga perdamaian PBB.
Masyarakat Indonesia berduka cita yang mendalam, atas gugurnya 3 Prajurit TNI yang bertugas di Lebanon.***

 

#InteringAlaqsa