
Keterangan Gambar : Rapat Bakomubin di Kantor Sekretariat DPP Bakomubin, Wisma Persaudaraan Haji Indonesia (PHI), Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Jumat (08 Agustus 2025), Memilih, Dr HN Raihan sebagai Ketua DPW DKI Jakarta, Djoko Suyantono, SH sebagai Wakil Ketua dan Muhammad Natsir AS, SH.M.I.Kom sebagai Sekretaris (sumber foto : ist/pp)
JAKARTA - Parahyangan Post- Dr. H.N Raihan, terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Badan Koordinasi Muballigh se-Indonesia (Bakomubin) Wilayah DKI Jakarta, periode 2025 – 2030.
Pemilihan berlangsung di Wisma Persaudaraan Haji Indonesia (PHI), Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Jumat, 08 Agustus 2025 dalam sebuah rapat yang dihadiri oleh Ketua Umum DPP Bakomubin, Dr. KH Suhary, MA, Sekjen, Januar Amnur, dan jajaran DPP Bakomubin lainnya, serta para peserta, anggota dan simpatisan Bakomubin.
Selain Dr. H.N Raihan, dalam rapat yang di pimpin oleh Ketua Umum DPP Bakomubin tersebut juga menetapkan, Djoko Suyantono, SH sebagai Wakil Ketua dan Muhammad Natsir AS, SH, M.I,Kom sebagai Sekretaris.
Selanjutnya sesuai hasil kesepakatan bersama dalam rapat tersebut pengurus inti Bakomubin Wilayah DKI Jakarta ini agar segera melengkapi susunan kepengurusannya.
“Diharapkan dalam waktu 30 hari susunan kepengurusan Bakomubin Wilayah DKI Jakarta ini sudah lengkap, sehingga DPP Bakomubin akan menerbitkan Surat Keputusan (SK) Penetapan Pengurus, kemudian persiapan pelantikan DPW Bakomubin DKI Jakarta, direncanakan sekitar bulan September 2025,”jelas Dr. KH Suhary, MA, selaku Ketua DPP Bakomubin.
Sementara itu DR H.N Raihan dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa ini amanah yang cukup berat, hal ini mengingat kesibukannya di lembaga pendidikan baik di pesantren maupun di kampus. Namun kalau ini sudah perintah Ketua Umum dan dukungan semua pihak, tidak bisa menolak.
Bentuk Tanggung Jawab untuk Organisasi
Ketua Umum DPP Bakomubin, Dr. KH Suhary, MA, menyampaikan bahwa pemilihan ketua dan kepengurusan Bakomubin Wilayah DKI Jakarta hari ini sebagai bentuk tanggung jawabnya untuk berjalanya organisasi, khususnya di Wilayah DKI Jakarta.
Rapat kali ini, lanjut pria yang akrab disapa Kang Hary sebagai tindak lanjut dari WA Group Bakomubin (Jakarta). Dan kepengurusan Bakomubin Wilayah DKI Jakarta sebenarnya sudah pernah terbentuk sejak sekitar lima bulan yang lalu, pada pertemuan ditempat ini juga (rapat Bakomubin pada, Sabtu, 01 Februari 2025 – red). Terpilih sebagai Ketuanya saat itu, Dr. Lalu Zulkifli, namun dalam perjalananya ada sedikit permasalahan, dan sampai saat ini DPP Bakomubin belum pernah memberikan SK, untuk menetapkan dan pelantikan kepengurusan Bakomubin Wilayah DKI Jakarta tersebut.
“DKI Jakarta ini sebagai barometer bagi daerah-daerah lain, kalau pergerakan organisasi di DKI Jakarta ini kuat, maka secara otomatis akan di ikuti oleh daerah-daerah lain,”jelas Ketua Umum DPP Bakomubin.
Untuk itu DPP Bakomubin segera membentuk caretaker (kepengurusan sementara) untuk mengisi kekosongan kepengurusan Bakomubin di Wilayah DKI Jakarta, menunjuk saudara HN Raihan, Djoko Suyantono dan M. Natsir AS, dan hari ini melalui musyawarah dan mufakat ketiganya terpilih sebagai pengurus inti Bakomubin Wilayah DKI Jakarta.
Sekjen DPP Bakomubin, Yanuar Amnur dalam kesempatan tersebut menambahkan, bahwa maksud dan tujuan pembentukan caretaker ini adalah untuk menjaga kelangsungan organisasi, memastikan roda organisasi tetap berjalan, dan mempersiapkan kondisi untuk kepengurusan definitif yang baru.
“Sebelum tersusun kepengurusan yang baru, masih berlaku SK Caretaker, kalau sudah terbentuk susunan kepengurusannya, maka secara otomatis SK caretaker dicabut. Dan berlaku SK Penetapan Kepengurusan Bakomubin Wilayah DKI Jakarta (2025 – 2030),”pungkas Yanuar Amnur, Sekjen DPP Bakomubin.
Sekilas Tentang Bakomubin :
Dalam konteks kebangsaan, umat Islam Indonesia memiliki sejarah panjang dalam berkontribusi bagi pembangunan bangsa di berbagai bidang: politik, ekonomi, sosial, dan budaya. Kesadaran akan pentingnya membangun struktur dakwah yang terorganisir dan responsif terhadap perkembangan zaman—termasuk pemanfaatan teknologi informasi—melatarbelakangi lahirnya Badan Koordinasi Muballigh se-Indonesia (Bakomubin).
Bakomubin didirikan pada 1 Rabi’ul Awal 1417 H / 7 Juni 1996 dalam Silaturrahim Nasional Muballigh Se-Indonesia di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta. Kehadiran organisasi ini dimaksudkan untuk mengokohkan peran para muballigh dalam membangun masyarakat beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia melalui dakwah yang mencerahkan dan bersifat membangun.
Badan Koordinasi Muballigh se-Indonesia (Bakomubin) adalah organisasi independen tingkat nasional yang berfungsi sebagai wadah koordinasi, pembinaan, dan perjuangan bagi para muballigh. Organisasi ini berasaskan Pancasila dan beraqidah Islam yang bersumber dari Al-Qur’an dan Sunnah Rasulullah SAW, serta memiliki tujuan mulia: mewujudkan masyarakat yang beriman, bertakwa, berilmu, adil, dan makmur dalam rangka memperkokoh keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
(ratman/pp)






LEAVE A REPLY