JAKARTA, parahyangan-post.com- — Serikat Jurnalis Muslim Indonesia (SAJID) akan menggelar pelatihan AI perdana bertajuk “AI Video Mastery: Membuat Video Profesional dengan Kecerdasan Buatan dari Ide hingga Publikasi” pada Kamis, 13 Agustus 2026.
Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman praktis mengenai pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam proses produksi video, mulai dari pengembangan ide hingga menghasilkan konten yang siap dipublikasikan.
Kegiatan akan berlangsung pukul 09.00-17.00 WIB di AQL Islamic Center, Jalan Tebet Utara II Nomor 21, Tebet, Jakarta Selatan.
SAJID menghadirkan Arya Pandora, seorang AI dan Video Production Expert, sebagai trainer dalam pelatihan tersebut. Peserta akan mendapatkan pembelajaran mengenai berbagai tahapan produksi video dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan.
Pelatihan tersebut menjadi bagian dari upaya SAJID untuk mendorong para jurnalis dan pekerja media agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital, khususnya AI yang kini semakin banyak digunakan dalam industri kreatif dan produksi konten.
Dengan perkembangan teknologi AI yang semakin pesat, kemampuan membuat konten audiovisual tidak lagi hanya bergantung pada perangkat produksi konvensional. Berbagai teknologi berbasis AI dapat membantu mempercepat proses kreatif, produksi, hingga penyelesaian sebuah video.
Melalui tema “AI Video Mastery”, peserta diharapkan tidak hanya mengenal konsep kecerdasan buatan, tetapi juga memperoleh wawasan mengenai penerapannya dalam produksi video secara praktis.
SAJID membatasi jumlah peserta dalam pelatihan ini. Hanya tersedia 25 kursi, sehingga calon peserta diminta segera melakukan pendaftaran untuk mengamankan tempat.
Biaya yang ditetapkan bagi peserta sebesar Rp200.000. Informasi dan pendaftaran dapat dilakukan dengan menghubungi Furqon melalui WhatsApp di nomor +62 856-9166-7061.
Informasi mengenai kegiatan SAJID juga dapat diperoleh melalui situs resmi organisasi di www.sajid.id.
Pelatihan AI perdana ini diharapkan menjadi momentum bagi insan pers untuk meningkatkan kompetensi digital sekaligus memahami peluang pemanfaatan AI secara kreatif dan bertanggung jawab dalam produksi konten jurnalistik.
Di tengah perubahan ekosistem media yang semakin cepat, penguasaan teknologi menjadi salah satu kemampuan penting bagi jurnalis. AI dapat menjadi salah satu perangkat pendukung untuk mempercepat proses produksi, tanpa menghilangkan prinsip utama jurnalistik seperti akurasi, verifikasi, etika, dan tanggung jawab terhadap publik.***(pp/aboe)





LEAVE A REPLY