Home Polkam Menteri ATR/BPN Nusron Wahid akan Hadiri Muktamar XXIII Alwashliyah

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid akan Hadiri Muktamar XXIII Alwashliyah

Jelaskan proses pensertifikatan tanah wakaf

60
0
SHARE
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid akan Hadiri Muktamar XXIII Alwashliyah

Keterangan Gambar : kolase foto aboe

Jakarta, parahyangan-pos.com- Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) H. Nusron Wahid akan menghadiri Muktamar ke XXIII Al Washliyah.

Kepastian tersebut disampaikan saat menerima kunjungan panitia muktamar yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum PB Al Washliyah KH. DR Masyhuril Khamis SH., MM, di kantornya, Jln. Sisingamangaraja, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat 26 Juni 2026.

”Insya Allah saya hadir dan memberikan pencerahan kepada peserta muktamar,” ujar Nusron saat audiensi.

Mantan Ketua Umum GP Ansor ini, mengatakan pihaknya akan  menyiapkan materi menyangkut tanah wakaf dan Organisasi, yang intinya mengenai regulasi dan percepatan sertifikasinya. Sehingga tanah tsb tidak berpindah tangan pada waktu akan datang.

”Targetnya tahun 2028 kita  sapu bersih hingga 100% menyelesaikan sertifikat  tanah wakaf ini,” ujarnya.

Data sekarang, lanjut Nusron, dari 522.026 bidang wakaf, baru 58,65% atau 306.189 bidang yang bersertifikat. Namun sejak tahun 2016 percepatannya pensertifikatannya mencapai 200%

Nusron juga mengajak penerima sertifikat menjadi pionir dan mengaka nazir masjid/musola/pesantren lain ikut mensertifikatkan tanah wakafnya.

Menjawab kesediaan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional untuk hadir, Ketua UmumPB  Al Washliyah menyatakan rasa senang dan bangganya. Karena, menurut Masyhuril, tema yang akan disampaikan pada muktamar sangat relevan dan krusial.  

”Persoalan tanah wakaf ini sangat penting dipahami, terutama oleh organisasi-organisasi kemasyarakatan dan keagamaan. Alwashliyah sendiri mempunyai banyak tanah wakaf, dan  belum semuanya bersetifikat. Insya Allah nanti kita akan menandatangi MoU dengan Kementerian ATR/BPN untuk mempercepat proses pensertifikasiannya,” ujar Masyhuril kepada media usai pertemuan.

Ikit mendampingi Masyhuril  dalam audiensi  antara lain, Ketua panitia Nasional H. Ahmad Doli Kurnia Tandjung, S.Si., M.T, dan Sekretaris Panitia Nasional Charles Purnama Siregar, SS, M.Si.

Dengan kesediaan Menteri ATR/BPN  menghadiri Muktamar ke XXIII Al Washliyah, maka hingga kini (26 Juni 2026-red) telah tercatat empat Menteri Kabinet Merah Putih yang memastikan kesertaannya. Sebelumnya Panitia Muktamar sudah beraudiensi dengan Mendikdasmen Abdul Mu’ti dan Menag Nasaruddin Umar dan Wamenag Romo Syafi’i Sementara menteri-menteri lain yang dijadwalkan mengisi agenda muktamar sedang menunggu konfirmasi.

Informasi terbaru dari Sekretariat Panitia  Muktamar, peserta yang sudah melakukan registrasi untuk menyatakan kehadirannya  sebanyak lebih kurang 650 orang, berasal dari 38 propinsi (wilayah) di seluruh Indonesia. Selain itu perwaklian luar Negeri, juga akan ikut meramaikan, sepertidari  Inggris, Amerika dan Seluruh negara Asean. Bahkan tim kesenian dari Malaysia akan hadir menyemarakkan Muktamar.

Muktamar ke XXIII Alwashliyah akan berlangsung pada tanggal 7-10 Juli 2026.  Direncakan akan dihadiri 1400 kader. Peserta yang berhalangan hadir bisa mengikuti via zoom (hibrid). Selain Muktamar Alwashliyah juga akan digelar Muktamar Muslimat Alwashliyah yang waktu dan tempatnya bersamaan.***(pp/aboe)