
Keterangan Gambar : foto kolase aboe. Atas Chairman Tazkia Prof. DR. H. M. Safi'i Antonio M.Ec.
Bogor, parahyangan-post-com- Spektakuler! Peresmian Universitas Tazkia yang sebelumnya berupa Institut belangsung meriah, dihadiri 10.000 pengunjung dari bebagai daerah di Tanah Air dan juga dari luar negeri.
Acara yang terselenggara hasil kolaborasi antara Tazkia Group dengan Cinta Quran Fundation, juga dimaksud dalam rangka peringatan tahun Baru Islam. Dikemas dalam "Amazing Muharam ke 14" dengan tema, "Hantarkan Hidayah Menembus Batas Kemustahilan Cinta". Berlangsung di Sentul International Convention Center (SICC), Ahad (13/7).
Hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya, Founder Cinta Quran Foundation Ustad Fatih Karim. Chairman Tazkia Prof. Dr. Muhammad Syafi'i Antonio, M.Ec., Inspirator Sukses Mulia Jamil Azzami, Penulis buku best seller 7 Keajaiban Rezeki Ippho Santoso. Neuro Parenting & Healing Expert dr. Aisyah Dahlan, conten creator Fadil Jaidi. Sementara dari kalagan artis juga tampak Nuray Istiqbal (artis malaf dari Jepang), Ivan Gunawan dan Ruben Onsu.
Dalam sesi tanya jawab dengan wartawan, Ustad Fatih Karim mengemukakan keinginan Yayasan Cinta Quran untuk membangun masjid di sejumlah negara, seperti di Jepang, Australia, Kanada dan Afrika. Artis Nuray menceritakan proses mendapat hidayah dan kondisi Islam di Jepang yang menurutnya berkembang sangat cepat dan membutuhkan masjid yang representatif untuk ibadah. Ivan Gunawan dan Ruben Onsu menceritakan pengalaman rohaninya ketika mendapat hidayah Islam yang cukup menyentuh. Sementara Prof. M. Safi'i Antonio menceritakan perjalanan Intitut Tazkia yang sudah naik kelas menjadi Universita dan menjadi kebanggaan umat.
Menembus Batas Kemustahilan
Tahun ini, Amazing Muharram mengangkat tema “Beyond the Limit”, dengan tujuan mengajak peserta menembus batas kemustahilan dan memperkuat tekad dalam berhijrah serta istiqamah dalam jalan kebaikan. Lebih istimewa lagi, acara ini mencetak sejarah baru karena untuk pertama kalinya diselenggarakan di dua negara sekaligus, yaitu Indonesia dan Jepang.
Cinta Quran Foundation juga menghadirkan sosok inspiratif bernama Nuray Istiqbal, seorang mualaf asal Jepang yang telah menjalani proses hijrah luar biasa. Total hampir 14 hari, Nuray membagikan kisah hijrahnya, ditutup dengan menjadi salah satu narasumber dalam acara Amazing Muharram.
Ustadz Fatih Karim menegaskan bahwa lembaga ini secara konsisten mengangkat tema hijrah dan Al-Qur’an sebagai inspirasi untuk perubahan menuju terangnya cahaya Islam.
“Itu bukti betapa dahsyatnya hidayah Allah yang mampu menembus batas kemustahilan seseorang, Nuray adalah contoh nyata dari itu semua,” ujarnya.
Selain mendampingi perjalanan hijrah dan mendakwahkan Al-Qur’an, Cinta Quran Foundation juga terus membersamai komunitas Muslim di berbagai belahan dunia. Di Melbourne, misalnya, Cinta Quran Foundation telah menyelesaikan komitmennya kepada Indonesian Muslim Community of Victory (IMCV) yang dibina oleh Prof. Syafii Antonio dan Dr. (HC) Ary Ginanjar.
“Alhamdulillah, dana sebesar Rp 21 miliar telah kami serahkan untuk pembelian tiga kavling properti yang akan dibangun Islamic Center Pertama Indonesia & terbesar di Australia,” ungkap Ustadz Fatih Karim, yang disambut hangat oleh para pengurus IMCV.
Setelah menyelesaikan komitmen di Australia, Cinta Quran Foundation bersiap mendukung pertumbuhan dakwah Islam di berbagai penjuru dunia, dari ujung timur hingga barat, menembus batas negara dan benua. Salah satunya melalui gelaran Amazing Muharram Japan yang menjadi simbol penyebaran semangat hijrah di Negeri Sakura.
“Setelah dari Indonesia, kami tidak berhenti, kami akan menuju ke Jepang untuk melaksanakan Amazing Muharram pertama di Negara yang dijuluki Negeri Matahari Terbit itu, hal yang mungkin dulu hanya impian, sekarang Allah wujudkan, semua itu atas kebesaran Allah,” tutur Ustadz Fatih Karim.
Harapannya, Cinta Quran Foundation terus berkembang menjadi lembaga global yang aktif berkontribusi dan berkolaborasi dalam meluaskan syiar dakwah Al-Qur’an ke berbagai lapisan masyarakat di seluruh dunia.***(pp/aboe)






LEAVE A REPLY