Home Polkam Sosok Capres 2024 Maju Lewat Jalur Independen

Sosok Capres 2024 Maju Lewat Jalur Independen

89
0
SHARE
Sosok Capres 2024 Maju Lewat Jalur Independen

JAKARTA (www.parahyangan-post.com) - Calon Presiden 2024 deklarasikan diri melalui jalur independen. Dr. Gusjoy S., SH, SHI, SSos, MH mencalonkan diri maju sebagai calon Presiden tak lain untuk memajukan Negara Kesatuan Republik Indonesia. 

Menurut pengamatan Gusjoy, saat ini Indonesia rawan terhadap konflik. Bahkan, alasan ekonomi dan kesejahteraan dinilai sangat memprihatikan. Melihat kondisi tersebut, dirinya terpanggil sebagai bagian dari anak bangsa untuk memperbaiki negeri ini. 

" Kenapa kalau itu (Capres) saya ingin mencetuskan ide independen, karena di dalam undang-undang menyatakan semua warga negara berhak mencalonkan diri sebagai Presiden," tegas Gusjoy, Kamis (30/12/2021). 

Kemudian, jalur independen yang rencananya bakal ditempuh itu diperlukan verifikasi. Kata Gusjoy setiap warga negara Indonesia berhak mencalonkan diri meskipun diluar jalur partai. Selain itu, jalur independen di yakini oleh dia akan melahirkan pemimpin berkualitas dan proses penjaringan lebih terbuka. 

" Mangkanya, insyaallah kalau tidak ada halangan, insyaallah kita akan melakukan judicial review presidensial threshold dilakukan di Mahkamah Konstitusi (MK)," ungkapnya. 

Upaya mencalonkan diri melalui jalur independen ini, pihaknya segera menyambangi kantor ke MK di Jakarta untuk mengajukan gugatan terkait ambang batas pencalonan presiden 20%. 

Dia berharap, MK dapat mengabulkan ambang batas hingga 0% dalam proses pencalonan diri maju sebagai presiden. Judicial review nantinya di MK, Gusjoy akan didampingi tim kuasa hukumnya. 

" Kalau kita melalui proses sistem pencalonan pakai ambang batas 20% akhirnya kita tidak akan mampu mendapatkan kader-kader profesional yang punya kapasitas dan kapabilitas yang sangat baik," terang Capres 2020 di Jakarta. 

Jalur independen diutarakan Gusjoy, masyarakat lebih banyak peluang menentukan pilihan sosok pemimpin. Sepanjang orde lama, orde baru hingga reformasi, dikatakan Gusjoy banyak sistem yang telah dilalui. 

" Paling tidak itu perlu adanya revolusi sistem yang lebih spektakuler, selama ini sudah ada proses reformasi. Reformasi tapi tidak menjanjikan malah melihat saat ini kondisi kita semakin terpuruk," tandasnya. 


*Teknologi Digital Pangkas Biaya Pemilu
Selain itu, untuk mengurangi biaya pemilihan umum baik itu Pilkada maupun Pilpres menurutnya negara harus mengikuti perkembangan teknologi digital 4.0. Dalam proses pemilihan umum dibutuhkan kecepatan perhitungan dengan cara menerapkan sistem teknologi. 

" Saya sampaikan bagaimana sistem pemilihan umum atau pilkada bagaimana itu juga diikutsertakan untuk mengurangi biaya. Kecepatan sistem pemilu itu juga , negara kita juga sudah mengikuti program-program industri dalam teknologi 4.0 untuk pemilu pemilu digital," ujar Gusjoy. 

*Roadshow Keberbagai Wilayah 
Beberapa wilayah di Indonesia telah disambangi oleh Gusjoy dengan tujuan membangun komunikasi ke berbagai daerah. Kemudian, disela-sela roadshow diberbagai tempat dia bersama tim suksesnya menyampaikan Visi dan Misi perihal pencapresannya. Lebih lanjut, kehadiran Gusjoy diberbagai wilayah sekaligus menyerap aspirasi masyarakat. 

" Disisi lain dalam dekat-dekat ini kita sudah road show ke berapa wilayah di Indonesia. Mulai dari Medan, Lampung mulai dari Semarang mulai dari Ngawi Surabaya mulai dari beberapa daerah dan beberapa pulau-pulau itunya membangun komunikasi dengan masyarakat," terang Gusjoy.

(Didi/PP)