Home Seni Budaya Save The Day, Lagu Penyelamat Christabel Annora

Save The Day, Lagu Penyelamat Christabel Annora

898
0
SHARE
Save The Day, Lagu Penyelamat Christabel Annora

Keterangan Gambar : Christabel Annora (sumber foto : ist/pp)

Christabel Annora resmi merilis karya perdana di tahun 2023 lewat single “Save The Day”. Setelah sebelumnya dipenuhi agenda yang cukup padat di awal tahun dengan perilisan soundtrack sebuah game karya developer dalam negeri, pembuatan karya ilustrasi yang masih sesekali berjalan, panggilan tampil dari kota ke kota, hingga kesibukan menempuh pendidikan S3-nya, dara asal Malang ini masih menyempatkan diri untuk merampungkan dan merilis lagu yang spesial baginya tersebut. Christabel Annora menjadikan karya terbarunya sebagai ajang eksperimen dengan mengangkat formasi dan arrangement band.  

Di album penuh “Dari Jauh” sebelumnya, musisi ini lebih menekankan pada komponen permainan piano yang mendominasi album. Sedangkan di “Save The Day”, Christabel mengajak serta Stefanus Adi Nugroho (drum), Octavianus Triangga (bass), dan Bambang Iswanto (gitar) untuk membuat komposisi lagu yang sesuai dengan visinya. “Ini lagu dengan format band pertama saya, cukup deg-degan karena biasanya buat lagu hanya piano atau piano ditambah 1 instrumen musik lain,” ujarnya. Perbedaan domisili antara Christabel Annora dan para pemain band di lagu ini terbukti tidak menjadi halangan meskipun lagunya memakan waktu cukup lama untuk rampung. 

Lewat rangkaian lirik seperti “You saved the day, (but you’ve) gone away for too long, but in time, oh I will find you…”, lagu ini menceritakan tentang seorang manusia yang kehilangan ‘penyelamat’ yang selalu menjadi tempatnya berlabuh. Sosok penyelamat ini tidak semata dimaknai sebagai sosok orang lain, namun juga sosok diri sendiri yang mungkin hilang di tengah perjalanan hidup.

“Tidak harus orang lain, bisa jadi penyelamatnya adalah dirinya sendiri. Ya… bisa dikatakan bahwa ia akan menemukan dirinya lagi suatu hari nanti,” ungkap musisi yang telah merilis 2 album penuh tersebut. Lirik dari lagu ini tidak bertele-tele, hanya sepanjang 2 bait dengan refrain yang menggelayuti di keseluruhan lagu. 

Musisi yang pernah menjadi guru les piano tersebut menceritakan bahwa proses penulisan liriknya terinspirasi pengalaman pribadi. Pada awalnya, ia menginginkan beberapa bait untuk ditambahkan dalam draft yang pertama dibuat.

Namun, ia merasa pesannya sudah cukup. “Di kepalaku, sosok ini memang seperti kehilangan arah dan tidak tahu akan ke mana. Jadi aku rasa lirik yang padat dan berulang-ulang seperti mewakili kebingungan tersebut,” ucapnya. Untuk menemani lagu yang melankolis ini, dibuatlah sebuah artwork karya seniman asal Surabaya Kenny Hartanto.

Artwork tersebut menggambarkan sebuah ruang kosong dengan pintu yang terbuka dari dalam.

Christabel berfilosofi, “Karya tersebut menandakan bahwa seseorang yang dikisahkan dalam lagu ini sedang bersiap untuk mencari apa yang ia ingin temui.

Ditambah lagi, Kenny menggambarnya dengan pulpen, alat gambar yang tidak bisa atau sulit untuk dihapus dan saya memaknainya sebagai waktu dalam hidup yang irreversible, sehingga kita hanya bisa melangkah ke depan.


” Seperti biasa “Save The Day” akan dipromosikan oleh musisi ini lewat berbagai media sosial yang ia miliki dan diedarkan secara masif lewat layanan streaming digital favorit para pendengar mulai tanggal 24 Februari 2023.

(rls.rd/pp)