Home Seni Budaya Sanggar Humaniora Akan Gelar Pameran Lukisan, dengan tema Urban Humanity

Sanggar Humaniora Akan Gelar Pameran Lukisan, dengan tema Urban Humanity

195
1
SHARE
Sanggar Humaniora Akan Gelar Pameran Lukisan, dengan tema Urban Humanity

Keterangan Gambar : Pameran lukisan Karya Putra Gara, akan digelar di Sanggar Humaniora Kranggan Permai, Jatisampurna Kota Bekasi, pada tanggal 22 – 29 Februari 2024. (sumber foto : GR/pp)

BEKASI - Parahyangan Post- Puluhan pemulung laki-laki dan perempuan serta anak-anak sedikit tercengang ketika banner warung kopi & indomie gratis di Sanggar Humaniora tempat biasa mereka mangkal sarapan pagi, sementara berubah menjadi sekretariat acara “Urban Humanity” Refleksi Kehidupan Pemulung.”

Namun begitu Eddie Karsito, Pimpinan Sanggar Humaniora menjelaskan, bahwa akan ada acara di bulan Februari mendatang, ada sorak bahagia dari para pemulung menyambut hajat mereka mengadakan pameran tunggal lukisan karya seniman serba bisa Putra Gara.

Pameran lukisan yang akan digelar di Sanggar Humaniora Kranggan Permai, Jatisampurna Kota Bekasi, pada tanggal 22 – 29 Februari 2024.

"Acara juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan lain, diantaranya; pergelaran seni instalasi - lomba mewarnai dan melukis, lomba fashion show busana daur ulang, dan acara lainnya," terang Eddie Karsito, Senin (29/01/02).

Acara yang berbarengan dengan temu tahun Rumah Singgah Bunda Lenny - Sub Giat dari Sanggar Humaniora, tahun ini memang sedikit beda.

"Kita buat melibatkan pemulung sebagai bentuk refleksi kehidupan sehari-hari kita, ditambah kita juga memiliki ratusan pemulung binaan. Sehingga kegiatan ini bukan sekadar seremonial produktif, tetapi kreatif humanis," terang Eddie Karsito lagi.

Sementara Putra Gara sebagai pelukis yang karyanya akan di pamerkan sangat antusias mengikuti kegiatan ini.

"Terus terang, ini adalah pameran lukisan tinggal pertama saya. Selama ini saya sering ikut pameran lukisan tetapi kerap kali bersama. Yang lebih istimewanya pameran lukisan tinggal saya ini di Sanggar Humaniora, tempat dimana saya 30 tahun lalu ditempa," terang Gara. 

(rd/rat/pp)