Home Edukasi Rektor IAI Tazkia Roadshow di Lima Ponpes Jabar

Rektor IAI Tazkia Roadshow di Lima Ponpes Jabar

Jalin Kerjasama Pengembangan SDM dan Sosialisasi Industri Halal

197
0
SHARE
Rektor  IAI Tazkia Roadshow di  Lima Ponpes Jabar

Keterangan Gambar : Suasana silaturrahmi di salah satu Ponpes. Rektor IAI Tazkia Murniati Mukhlisin (paling kanan). foto tzk

Rektor  IAI Tazkia Roadshow di  Lima Ponpes Jabar

Jalin Kerjasama Pengembangan SDM dan Sosialisasi Industri Halal

Bogor, parahyangan-post.com- Rektor Institut Agama Islam Tazkia, Murniati Mukhlisin melakukan roadshow di  lima pondok pesantren, Jawa Barat, pada 29-30 Oktober 2022.

Kelima Ponpes yang dikunjungi, yaitu Pondok Pesantren PERSIS Tarogong Garut, Pondok Pesantren PERSIS Benda dan Pondok Pesantren Nurul Falah Condong Tasikmalaya. Pesantren Darusalam Ciamis dan Pesantren Tahfizh MDF di Ciamis.

Dalam kunjungan tersebut Murniati didampingi Wakil Rektor Bidang Akademik Andang Heryahya, Wakil Rektor Bidang Humas, Alumni dan Kemahasiwaan Faried Kurnia Rahman, serta Kepala Lembaga Penjaminan Mutu Tazkia Afif Zaerofi.

Murniati menjelaskan roadshow tersebut dimaksudkan dalam rangka menjalin silaturrahim yang lebih erat lagi dengan para pengelola pondok pesantren.

“Selain itu juga  untuk melakukan kerjasama  dalam rangka sinergi pengembangan SDM pondok pesantren.  Integrasi keilmuan, penelitian, pengabdian masyarakat dan sosialisasi industri halal,” tutur Murniati kepada parahyangan-post.com.

Sambut Baik

Pimpinan Pondok Pesantren PERSIS Tarogong, KH Iqbal Santoso menyambut gerakan ekonomi pesantren dan pengembangan akuntansi pesantren. Menurut KH Iqbal, ada beberapa alumni pondoknya yang kuliah di Kampus Tazkia setiap tahun.Sedangkan Pimpinan Pondok Pesantren Condong, KH Diding Darul Falah menyambut baik sinergi antara dua lembaga, misalnya pengiriman pendidik pondok ke Kampus Tazkia.

Pimpinan Pondok Pesantren PERSIS Benda, KH Asep Abdul Hamid Amien, S.Pd, M.Ag. mengatakan bahwa pondoknya telah memperkerjakan alumni dari Kampus Tazkia yang ternyata sangat adaptif dan berinovasi dalam bertugas. Adapun Pondok Pesantren Darussalam yang dipimpin oleh K.H. Fadlil Munawwar Manshur menyatakan bahwa saat ini pondok dan kampus yang didirikannya khusus dalam bidang pendidikan agama Islam. Begitu juga perguruan tinggi yang didirikannya, Institut Agama Islam Darusalam hanya fokus di bidang agama. Saat ini IAI Darussalam dipimpin oleh Hani Herlina. Sinergi antar dua institusi ini akan mempererat ranah pengembangan pendidikan ekonomi syariah.

Adapun Pondok Pesantren MD Fathahillah yang didirikan oleh pakar jantung, Prof Dede Kusmana mengatakan bahwa sinergi yang telah berlangsung selama ini akan terus ditingkatkan. Pondoknya yang khusus dalam bidang tahfiz Al-Qur’an dapat digandengkan dengan program Hafizpreneur di Kampus Tazkia.

Rombongan juga diterima oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, Asep Saeful Rahmat yang sekaligus menjabat sebagai Ketua PGRI Kabupaten Ciamis. Asep mengatakan bahwa kehadiran Tazkia sangat diperlukan untuk mengembangkan kualitas guru-guru dalam bidang ekonomi digital syariah dan ekonomi halal.*** (aboe/pp/rls)