Home Disaster PVMBG : Terjadi Penurunan Tingkat Aktivitas G. Ruang dari Level IV (AWAS) ke Level III (SIAGA)

PVMBG : Terjadi Penurunan Tingkat Aktivitas G. Ruang dari Level IV (AWAS) ke Level III (SIAGA)

71
0
SHARE
PVMBG : Terjadi Penurunan Tingkat Aktivitas G. Ruang dari Level IV (AWAS) ke Level III (SIAGA)

Keterangan Gambar : Rapat koordinasi dan Evaluasi Penanganan Erupsi Gunung Ruang, dilakukan secara Daring dan Luring, di ikuti oleh semua untuk yang terlibat dalam penanganan tanggap darurat. Status Gunugng Ruang Turun dari Awas ke Siaga, Senin (13/05/2024) (sumber foto : ist/pp)

KEPULAUAN SITARO - Parahyangan Post - Berdasarkan hasil pemantauan visual dan instrumental yang menunjukan terjadinya penurunan aktivitas vulkanik pada Gunung Api Ruang, maka tingkat aktivitas Gunung Api Ruang diturunkan dari level IV (AWAS) menjadi Level III (SIAGA) terhitung mulai tanggal 13 Mei 2024 pukul 09.00 WITA.

Hal tersebut disampaikan, Kristianto dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Pos Pengamatan Gunung Api Ruang, pada Rapat Koordinasi dan Evaluasi yang di gelar oleh Pemerintah Kabupaten Sitaro di Pos Komando Penanganan Tanggap Darurat Bencana Erupsi Gunung Ruang, di Apengsala, Tagulandang, Kab.Sitaro, Senin (13/05/2024) dan di perkuat dengan press rillis dari PVMBG No.676.Lap/GL.03/BGV/2024 tanggal 13 Mei 2024 yang di tandang tangani langsung oleh Kepala Pusat PVMBG, Hendra Gunawan.

Pada tingkat aktivitas Gunung Ruang Level III (SIAGA) tersebut lanjut Kristanto, PVMBG merekomendasikan bahwa ; Masyarakat di sekitar Gunung Ruang dan pengunjung/wisatawan agar tetap waspada dan tidak memasuki wilayah radius 4 (empat) kilometer dari pusat kawah aktif Gunung Ruang.

Masyarakat yang bermukim pada wilayah Pulau Tagulandang yang masuk dalam radius 4 km agar segera dievakuasi ke tempat aman diluar radius 4 km. Masyarakat di Pulau Tagulandang, khususnya yang bermukim di dekat pantai, agar mewaspadai potensi lontaran batuan pijar.

Selain itu masyarakat dihimbau untuk selalu menggunakan masker, untuk menghindari paparan abu vulkanik yang dapat mengganggu sistem pernafasan.

Masyarakat yang berada di luar radius 4 km dari Gunung Ruang diharap tenang, beraktivitas seperti biasa, tidak terpancing isu-isu tentang erupsi Gunung Ruang dan tetap mengikuti perkembangan aktivitas Gunung Ruang melalui aplikasi MAGMA Indonesia yang dapat diunduh di Googlle Playstore atau melalui website : https://magma.esdm.go.id , webiste PVBMG : https://visi.esdm.go.id dan website Badan : https://geologi.esdm.go.id serta media sosial PVMBG (facebook, twitter dn instagram @pvmbg).

Pemerintah daerah, BPBD provinsi dan Kabupaten agar senantiasa berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Api Ruang, Desa Tulusan, Kecamatan Tagulandang, Kab.Sitaro, Sulawesi Utara atau Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Geologi di Bandung.

Tingkat aktivitas Gunung Ruang akan dievaluasi kembali secara berkala, maupun jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan. Tingkat Aktivitas dianggap tetap jika evaluasi berikutnya belum dikeluarkan.

Masa Tanggap Draurat Akan di Perpanjang 14 Hari Kedepan

Dalam rapat koordinasi dan evaluasi yang di pimpin langsung  oleh PJ Bupati Kab.Sitaro, pada Senin (13/05/2024) tersebut juga mengemuka bahwa BNPB, pemerintah daerah, baik pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten yang ada, sepakat  akan memperpanjang kembali status tanggap darurat erupsi Gunung Ruang.

Sebagaimana diketahui bahwa perpanjangan masa darurat penanganan bencana erupsi Gunung Ruang yang pertama, yaitu dari tanggal 30 April s.d 14 Mei 2024. Sehubungan kondisi pengungsi yang masih cukup banyak, tersebar di pos-pos pengungsian, maka pemerintah daerah rencananya akan memperpanjangan kembali masa tanggap darurat lagi, untuk dua minggu (14 hari) ke depannya. 

Sementara itu tim dari BNPB juga masih terus melakukan pendampingan penanganan bencana erupsi Gunung Ruang, Tim Pusdalops terus melakukan pengolahan data, pendampingan pembuatan laporan harian, dan kegiatan tanggap darurat lainnya, Tim Direktorat Fasilitasi Penanganan Korban dan Pengungsian terus melakukan pendataan dan pemenuhan dasar kebutuhan pengungsi, data pengungsi terpihal, dll.

Tim dari Direktrorat Rehabilitasi dan Rekonstruksi (RR) BNPB terus melakukan pendataan terkait kerusakan rumah, membentuk tim yang akan diterjukan ke lapangan untuk melakukan pendataan, dengan dibantu oleh TNI/Polri dan usnsur terkait lainnya. Rabu, 15 Mei 2024 tim dari rehabilitasi dan Rekonstruksi rencananya akan mengadakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi para petugas yang akan diterjukan kea lapangan untuk melakukan penilaian kerusakan rumah.

Rapat koordinasi dan evaluasi yang digelar secara daring dan luring, dikuti oleh seluruh stakeholder yang terlibat dalam penanganan tanggap darurat bencana erupsi Gunung Ruang, baik yang ada di Manado, maupun yang ada di Tagulandang, Kab.Sitaro. Masing-maisng stakeholder, baik dari instansi pemerintah terkait, TNI/POLRI, Lembaga Kemanusiaan, Lembaga Usaha masing-masing melaporkan aktivitasnya dan kesiapanya untuk masa perpanjangan tanggap darurat kedepan.

"Hal yang paling mendasar, adalah bagaimana pemulangan pengungsi dari pos-pos pengungsian ke wilayahnya masing-masing kedepanya, hal ini tentunya harus melibatkan semua unsur yan ada, "pungkas Kepala Pelaksana BPBD Kab.Sitaro. 


(rd/pp)