Home Nusantara Pulang Mudik Warga Jatinegara Dimonitor

Pulang Mudik Warga Jatinegara Dimonitor

554
0
SHARE
Pulang Mudik Warga Jatinegara Dimonitor

JAKARTA [www.parahyangan-post.com] - Arus balik Idul Fitri 1442H di monitor langsung oleh Lurah Jatinegara terhadap warganya yang telah tiba di Jakarta. Slamet Sihabudin menjelaskan sekitar 107.000 jiwa tercatat dan tinggal di Kelurahan Jatinegara, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur. 

Dimasa pandemi COVID-19, pihaknya telah menghimbau kepada seluruh warga Jatinegara untuk tidak melangsungkan mudik. Hal ini dimaksudkan untuk menekan penyebaran Coronavirus Disease. Diperkirakan, sejumlah warga Jatinegara pulang ke berbagai kampung halaman mereka saat menjelang Lebaran. 

" Kita monitoring ameba (mudik) warga di kelurahan Jatinegara memang warga kita di Jatinegara memang cukup tinggi juga dan cukup padat juga jumlah penduduk ini ada 107.000 diperkirakan berapa ada yang mudik ke daerah asal masing-masing," terang Slamet, Jum'at (28/5/2021). 

Monitoring maupun edukasi dilakukan bersama sejumlah kader Dasawisma serta pengurus RT maupun RW di Jatinegara. Slamet Sihabudin menambahkan, Kelurahan Jatinegara dinilai telah memasuki zona hijau. Namun demikian, dia tidak ingin sepulang dari mudik tersebut berdampak peningkatan kasus COVID-19 di Jatinegara. 

" Karena jangan sampai dikemudian hari pulang oleh-oleh mudik ini. Di wilayah Jatinegara boleh dikata penyebaran Covid-19 landai dan alhamdulillah hampir memasuki zona hijau," jelas pria berkacamata ini. 

Terlebih, diutarakan Slamet, bagi pemudik yang baru saja tiba di Jakarta disarankan untuk segera tes swab PCR (polymerase chain reaction) secara mandiri. Sejumlah pemudik diketahui sebagian besar terdata sebagai warga yang tinggal tidak menetap di Jatinegara atau mengontrak. 

" Alhamdulillah mayoritas yang swab untuk yang di Jatinegara ini negatif. Namun, disisi lain ada yang positif juga tetapi setelah kita klarifikasi ke bawah itu banyak warga yang alamat numpang KTP di Jatinegara. Seperti kemarin mohon maaf di RT 8 RW 7," kata Slamet lagi. 

Perihal empat orang yang dinyatakan positif, kini telah diisolasi ke Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat. Kesadaran tentang kesehatan warga diakui oleh Slamet sangat tinggi sebab warga bersedia secara mandiri menjalani tes swab. Dengan demikian, dia mengatakan, warga yang baru saja tiba dari kampung halaman wajib menunjukan hasil tes swab sesuai protokol kesehatan yang berlaku. 

" Jadi untuk warga yang balik sudah langsung bersedia di swab mandiri maupun dari pihak Puskesmas dalam hal ini Kecamatan Cakung. Namun, disisi lain karena waktu pasca mudik ini kita antisipasi yang pulang ke Jakarta wajib swap PCR hasilnya wajib kita laporkan bagi warga siapa saja," ungkapnya.

(didi/pp)