Home Nusantara PT Pamapersada Kirim Kebutuhan Korban Kebakaran di Jatinegara

PT Pamapersada Kirim Kebutuhan Korban Kebakaran di Jatinegara

185
0
SHARE
PT Pamapersada Kirim Kebutuhan Korban Kebakaran di Jatinegara

JAKARTA (Parahyanganpost) - Sebanyak 17 kepala keluarga (KK) korban kebakaran di Jatinegara mendapat paket bantuan sekolah dari PT Pamapersada. Tidak hanya perlengkapan sekolah kebutuhan rumah tangga lainnya pun diterjunkan ke lokasi kebakaran. 

Selain dapat meringankan korban kebakaran, perusahaan yang berdiri di Kawasan Industri Pulogadung tersebut dikatakan Slamet Sihabudin kerap melibatkan masyarakat tentunya bilamana memiliki program-program yang berkaitan dengan lingkungan.

" Saya atas nama Lurah Jatinegara mengucapkan banyak terima kasih atas sumbangan dari PT Pama kepada korban kebakaran maupun program-program lainnya," terang Slamet, Rabu (10/3/2021).

Disela-sela penerimaan bantuan, Slamet Sihabudin juga menyempatkan diri membagikan sejumlah KTP dan KK baru bagi warganya. Kartu identitas tersebut dicetak kilat oleh pihak kelurahan Jatinegara khusus korban kebakaran. 

Sementara, Ngadenan selaku ketua RW 013 mengatakan peristiwa kebakaran terjadi pada Rabu dini hari di RT 03 dan RT 05. Kedatangan PT Pamapersada, kata dia, sekitar 70 jiwa korban kebakaran memperoleh bantuan kasur dan perangkat alat dapur. 

" Kebakaran terjadi pada di RT 03 dan 05 yang terparah 11 KK dan 15 bangunan (rumah). Bantuan dari PT Pama peralatan sekolah, kasur, lemari, rak piring, gelas dan sendok," tutur Ngadenan. 

Namun, Samsul salah satu kepala keluarga korban kebakaran menjelaskan seluruh harta bendanya lenyap dilalap api. Rasa syukur diutarakan dia, pasalnya anak dan isterinya selamat dalam peristiwa kebakaran itu. 

Kebakaran berlangsung, di tengah masyarakat sedang terlelap tidur pada Rabu sekitar pukul 03.00 Wib. Pada saat kebakaran api sudah merambat di lantai dua rumahnya.  

" Isi rumah semua habis terbakar. Saya naik keatas nggak sempat lagi menyelamatkan surat-surat, alhamdulillah anak-anak selamat," tandas korban kebakaran.

(didi/pp)