Home Polkam Menangkap Peluang Usaha di Era Industri 4.0

Menangkap Peluang Usaha di Era Industri 4.0

Webinar Ditjen IKP Kemkominfo RI dan DPR RI

52
0
SHARE
Menangkap Peluang Usaha di Era Industri 4.0

Keterangan Gambar : Webinar Ditjen IKP Kemkominfo RI dan DPR RI yang digela Sabtu, 1 Mei 2021. Webinar berlangsung melalui Zoom Cloud Meeting dan juga di siarkan langsung via YouTube.

Menangkap Peluang Usaha di Era Industri 4.0

Webinar Ditjen IKP Kemkominfo RI dan  DPR RI

Jakarta, parahyangan-post.com- Keberadaan Warteg yang sudah menjadi brand Tegal, kemanfaatannya  bisa dioptimalkan dengan industri 4.0. Warteg tidak hanya sebagai tempat makan tetapi juga bisa disisipi hasil produksi kuliner lain.

Demikian benang merah webinar  Ditjen IKP Kemkominfo RI dan DPR RI yang digela Sabtu, 1 Mei 2021.

Webinar berlangsung melalui Zoom Cloud Meeting dan juga di siarkan langsung via YouTube.

Sebagai narasumber   Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PKB H. Bachrudin Nasori,  SAM Kominfo Bidang Komunikasi dan Media Mass Prof. Widodo Muktiyo,  Wakil Bupati Tegal Sabilillah Ardie  dan  Ketua Lembaga Pengembangan Kreativitas dan Kebangsaan Universitas Krisnadwipayana Dr. Susetya Herawati.

Dalam paparannya,  Prof. Widodo Muktiyo mengatakan  Berwirausaha menjadi profesi religius dan bermanfaat untuk masyarakat.

Soft skill di era digital diantaranya berpikir kritis, komunikasi yang baik, kemampuan mengakses, menganalisis informasi, rasa ingin tahu, inovatif, networking, kemampuan beradaptasi.

“Terjadi pergeseran metode transaksi saat ini dari konvensional  go virtual atau era marketplace,” tuturnya

Sesuai arahan Presiden Jokowi, lanjutnya,  dalam percepatan transformasi digital Kominfo telah  melakukan percepatan perluasan akses dan peningkatan infrastruktur layanan internet, percepat integrasi pusat data nasional, siapkan kebutuhan SDM talenta digital.

Pemateri kedua,  Sabilillah Ardie mengatakan, di era Industri 4.0 pelaku industri dan alat industri saling terkoneksi.

“Tantangtannya,  infrastruktur belum sepenuhnya lengkap, bersaing secara global dan tingginya kebutuhan investasi modal dan ilmu pengetahuan,” terangnya.

Dikatakan, UMKM di Kabupaten Tegal berjumlah 140.042 orang, terdiri 17 jenis bidang usaha.

Infrastruktur, pengaspalan jalan 80%, internet 3G dan 4G sudah masuk, jaringan fiber di beberapa kecamatan.

Peluang usaha era industri 4.0 di Kabupaten Tegal masih terbuka lebvar. Terutama di Warteg yang sudah menjadi brand. Di sana kuliner makanan siap saji, dan makanan kemasan siap dipasarkan.

Rencana Kabupaten Tegal ke depan, lanjut Sabilillah, mendorong kemitraan strategis untuk infrastruktur, meningkatkan pembinaan, menumbuhkan wirausaha baru, meningkatkan kualitas layanan prima.

Paparan berikutnya oleh Dr Susetya Herawati. Dia mengatakan masyarakat harus  menangkap peluang usaha Era Industri 4.0 dengan berwirausaha. Wirausaha bukan dilahirkan tetapi diciptakan melalui latihan, tempaan untuk memiliki jiwa kewirausahaan.

“Yang harus kita siapkan, keterampilan informasi, media dan teknologi, keterampilan belajar dan berinovasi, keterampilan  dalam hidup dan belajar, kemampuan komunikasi yang efektif,” ujarnya.

Sementara  H. Bachrudin Nasori mengatakan, pihaknya  mengapresiasi  upaya yang dilakukan oleh Bupati Tegal dalam memajukan daerahnya.*** (WIDI)