Home Hukrim Massa Tutup 3 Outlet Holywings

Massa Tutup 3 Outlet Holywings

Kemenag: Hindari Bermain Isu SARA dalam Promosi Produk

144
0
SHARE
Massa Tutup 3 Outlet Holywings

Keterangan Gambar : Sekretaris Ditjen Bimas Islam Kemenag, M. Fuad Nasar (foto kmg)

Massa Tutup 3 Outlet Holywings

Kemenag: Hindari Bermain Isu SARA dalam Promosi Produk

Jakarta, parahyangan-post.com- Protes pememasangan nama Muhammad dan Maria  sebagai iklan pada  gelas  minuman Holywings, semakin keras. Malam ini (Jumat 24/6), massa GP Ansor Jakarta, menyegel 3 outletnya yang berada  di  Gunawarman, Jakarta Selatan, Senayan Park Mall, Jakarta Pusat dan Gatsu Club V, Jakarta Selatan.

Massa mendatangi Holywings memasang poster di sana. Salah satunya bertuliskan 'Tutup Holywings, Holywings Penista Agama'.

Selain GP Ansor sejumlah ormas Islam lain juga akan bergerak menutup tempat tersebut.

Menaggapi semakin memanasnya situasi, Kementerian Agama pun bersuara.

Sekretaris Ditjen Bimas Islam (Sesditjen) Kemenag, M. Fuad Nasar, mengatakan masyarakat  (pengusaha-red) menghidari promosi produknya dengan hal-hal berbau SARA (Suku, Ras, Agama, dan Antargolongan).

“Penting memahami batas-batas etik dalam marketing communication di dunia bisnis. Siapa pun, dalam hal apa pun, agar menghindari bermain dengan isu SARA karena reaksi publik yang ditimbulkan sudah dapat diduga sebelumnya,” ujarnya kepada pers.

Fuad mengatakan, dari sudut komunikasi bisnis, belum tentu ketika promosi suatu produk menjadi isu kontroversial akan berdampak positif. Justru, kata dia, hal tersebut kontraproduktif dan merugikan reputasi suatu perusahaan. “Letakkan sesuatu pada tempatnya,” tegasnya.

Menurut Fuad, sebuah produk makanan dan minuman non-halal sudah dimaklumi oleh publik sesuai keyakinan agama yang dianut khususnya umat Muslim.

“Maka tidak elok kalau diaduk-aduk, misalnya dihubungkan dengan nama atau identitas suatu agama dan suku yang sampai kapan pun tidak akan pernah menghalalkannya. Lalu buat apa meng-endorse yang semacam itu?” katanya.

Holywings adalah bisnis usaha yang bergerak di bidang food and beverage. Dilihat di situs internet, pemiliknya adalah Ivan Tanjaya. Dua nama-nama beken juga ikut dalam bisni ini yakni pengacara kondang Hotman Paris Hutapea dan artis Nikita Mirzani.** (aboe.pp)