Home Polkam LSAK: Sikap Presiden Jokowi Sangat Baik Ditanya Soal Status Pegawai KPK yang Gagal Tes TWK

LSAK: Sikap Presiden Jokowi Sangat Baik Ditanya Soal Status Pegawai KPK yang Gagal Tes TWK

793
0
SHARE
LSAK: Sikap Presiden Jokowi Sangat Baik Ditanya Soal Status Pegawai KPK yang Gagal Tes TWK

JAKARTA [www.parahyangan-post.com] -  Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjukkan sikap baik ketika ditanya wartawan terkait pegawai KPK yang gagal Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).

"Sikap Presiden juga sejalan sebagai court of law and court of justice," kata peneliti Lembaga Studi Anti Korupsi (LSAK) Ahmad Aron Hariri dalam pernyataan kepada wartawan, Sabtu (18/9/2021). "Presiden menyampaikan hal ini adalah sopan-santun ketatanegaraan. Tidaklah perlu diskresi tertentu kalau perangkat dan aturannya tersedia, maka itulah yang harus dilaksanakan. Ini penghormatan yang tinggi pada proses hukum, pada mekanisme sistem, dan (sekali lagi) bukan atas desakan kemauan person," ungkapnya.

Hariri mengatakan, keputusan ini patut didukung sebagai pilihan menjadi lebih baik dari sekedar baik. Kecintaan dan harapan bangsa Indonesia pada pemberantasan korupsi, tidak semata pada pelaksana sistem. Sebab setiap komisioner pasti berganti dan begitu jua pegawai yang kini ASN KPK.

"Pemberantasan korupsi adalah sistem atas cita-cita milik kita bersama agar Indonesia bebas dari korupsi. Bukan milik perorangan dan kelompok-kelompoknya saja. Serta pengawasan publik terhadap para pelaksana menjadi tuntutan besar bahwa KPK hari ini harus terus bekerja lebih progresif dan optimal," ujarnya.

Segala proses TWK hingga pemberhentian pegawai KPK menunjukkan bahwa presiden dan KPK telah bertindak dalam koridor negara hukum. "Akumulasi hal ini memiliki nilai mashlahat yang super. Jadi jangan juga baper," ungkapnya.

Ia mengatakan, keputusan ini patut didukung sebagai pilihan menjadi lebih baik dari sekedar baik. "Kecintaan dan harapan kita pada pemberantasan korupsi, tidak semata pada pelaksana sistem. Sebab setiap komisioner pasti berganti dan begitu jua pegawai yang kini ASN KPK," pungkasnya.

(rt/rls/pp)