Home Disaster LAS Al Azhar dan DEKS Bangun Saung Ilmu di Tasikmalaya

LAS Al Azhar dan DEKS Bangun Saung Ilmu di Tasikmalaya

Untuk Mewujudkan Desa Berdikari

181
0
SHARE
LAS Al Azhar dan DEKS Bangun Saung Ilmu di Tasikmalaya

Keterangan Gambar : Peletakan batu pertama pembangunan Desa Berdikari LAZ Al Azhar-DEKS di Rajapolah, Tasikmala, Jawa Barat. (foto Dadang)

LAS Al Azhar dan DEKS Bangun Saung Ilmu di Tasikmalaya

Untuk Mewujudkan Desa Berdikari

Tasikmalaya, parahyangan-post.com-LAZ Al Azhar bersinergi dengan Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah (DEKS) Bank Indonesia membangun  Saung Ilmu di Desa Tanjungpura, Kecamatan Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya.

Pembangunan Saung Ilmu tersebut bertujuan untuk mewujudkan Desa Berdikari di Indonesia

Peletakan batu pertama pembangunannya dilakukan oleh  Wakil Direktur LAZ Al Azhar, Rahmatullah Sidik Senin (01/02) lalu secara langsung (offline) dan juga dapat diikuti secara virtual.

Turut hadir di lokasi acara, Yana Hermana selaku Camat Rajapolah, Kepala Desa Tanjungpura yaitu Ujang Hartono, Wakil Direktur LAZWAF BMT Al Azhar, tokoh agama, dan tokoh masyarakat setempat. Namun acara ini juga dihadiri secara online oleh Pimpinan YPI Al Azhar, Pimpinan DEKS BI dan seluruh Amil LAZ Al Azhar di nusantara.

Kedepan Saung Ilmu Desa Berdikari Tanjungpura dapat dimanfaatkan sebagai tempat edukasi, pusat interaksi, dan perencanaan program masyarakat. Sehingga menjadi wadah untuk bermusyawarah dalam mencari kemufakatan bersama bagi para petani, peternak, pelaku UMKM dan generasi muda dalam menciptakan desa yang Berdaya, Kreatif, Religius dan Inspiratif (BERDIKARI).

“Saung ilmu menjadi instrumen penting dalam mendorong keberdayaan umat dari sektor perekonomian, pendidikan, kesehatan dan keagamaan. Nantinya akan hadir di tengah masyarakat Dasamas (Da’i Sahabat Masyarakat) dan kader lokal yang mendampingi perkembangan dalam kemajuan desa,” kata Rahmatullah Sidik dalam sambutannya.

Muhammad Anwar Basori sebagai Direktur DEKS BI, dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Diana Yumanita, Deputi Direktur DEKS BI mengungkapkan data bahwa dari hampir 70.000 (tujuh puluh ribu) desa di Indonesia, 57% masih berada dalam taraf berkembang, 19,96% tertinggal, dan 3,52% sangat tertinggal. Hal ini tentu menjadi tugas kita bersama untuk mengembangkan desa sebagai bagian dari pembangunan nasional. Sinergi, inovasi, dan komunikasi antara setiap pemangku kepentingan perlu kita jalin bersama, sehingga kita mampu mewujudkan Indonesia Maju, mulai dari desa. Oleh sebab itu, Program Desa Berdikari disinergikan agar dapat mendorong peningkatan SDM masyarakat desa yang banyak bergerak di sektor pengadaan pangan agar tercipta ketahanan pangan bangsa Indonesia.

Sementara itu, KH Sobirin HS sebagai Ketua Umum YPI Al Azhar menitipkan Dasamas dan Amil LAZ Al Azhar untuk membantu masyarakat dalam mencapai target program desa dan masyarakat desa Tanjungpura menuju masyarakat yang berdaya, kreatif, religius dan inspiratif, izzul Islam Wal Muslimin.

 

Camat Rajapolah, Yana Hermana mengungkapkan pihaknya turut mendukung dan mengapresiasi program Desa Berdikari Tanjungpura. Masyarakat sekitar juga siap membantu dengan bergotong royong selama proses pembangunan. Makanan yang menjadi konsumsi aktivitas gotong royong adalah hasil dari kreativitas setiap keluarga di desa.

“Semoga program ini dapat berjalan dengan lancar dan kami sangat mendukung penuh atas sinergi yang telah terjalin untuk saling mewujudkan kesejahteraan masyarakat desa, khususnya di Desa Tanjungpura,” tambahnya.

Acara Peletakan Batu Pertama dan Pembangunan Saung Ilmu Desa Berdikari berlangsung dengan khidmat, pada kesempatan ini juga Kepala Desa Tanjunhgpura tetap mengingatkan untuk melaksanakan protokol kesehatan selama acara berjalan dan dalam aktivitas sehari-hari. Dengan menggunakan masker, rajin mencuci tangan juga menjaga jarak agar terhindar dari paparan Covid-19.*** (aboe/pp/dadang/rilis)