Home Agama Ketua PDPAB MUI DR. KH. Masyhuril Khamis SH., MH: Keputusan Presiden Tepat

Ketua PDPAB MUI DR. KH. Masyhuril Khamis SH., MH: Keputusan Presiden Tepat

Mencabut Perpres Peredaran Miras

508
0
SHARE
Ketua PDPAB MUI DR. KH. Masyhuril Khamis SH., MH: Keputusan Presiden Tepat

Keterangan Gambar : Ketua Pusat Dakwah dan Perbaikan Akhlak Bangsa Majelis Ulama Indonesia (MUI) DR. KH Masyhuril Khamis, SH MH. (foto ist)

Ketua PDPAB MUI, DR. KH Masyhuril Khamis, SH MH: Keputusan Presiden Tepat

Mencabut Perpres Peredaran Miras

 

Jakarta, parahyangan-post.com, Keputusan presiden Joko Widodo mencabut Perpres menganai peredaran minuman keras yang meresahkan umat tepat. Hal tersebut disampaikan Ketua Pusat Dakwah dan Perbaikan Akhlak Bangsa  (PDPAB) Majelis Ulama Indonesia atau MUI DR. KH Masyhuril Khamis, SH MH.

“Saya menyampaikan apresiasi kepada  Presiden atas keputusan tersebut. Keputusan yang tepat.  Kami yakin keputusan ini sesungguhnya penuh dengan pertimbangan dan untuk itu kami sampaikan terima kasih,” tuturnya kepada parahyangan-post.com via sambungan jarak jauh.

Lebih jauh Masyhuril mengatakan, dengan pencabutan Perpres peredaran miras tersebut tugas lembaga yang dipimpinnya akan lebih tervocus untuk perbaikan akhlak bangsa. Tidak lagi diributkan oleh polemic yang menyita energy.

“Langkah awal PDPAB adalah sosialisasi kepada pihak-pihak yang kita pandang sangat potensial untuk menjadi mitra dlm perbaikan akhlak Bangsa. Selanjutnya melakukan training dan pembinaan pada segmen tertentu dengan menggandeng publik vigur,” tambahnya.

Mendengar Ulama

Diketahui, Presiden Jokowi pagi tadi (Selasa 2/3) telah mengeluarkan keputusan pencabutan Perpres perdangan miras. Dalam pertimbangannya, presiden mengatakan bahwa pengambilan keuputusan itu setelah mendengar masukan dari ormas-ormas Islam seperti MUI, Muhammadiyah, NU dan ormas lainnya. Termasuk ormas keagamaan di luar Islam.

Setelah menerima masukan dari ulama-ulama MUI, NU, Muhammadiyah dan ormas lainnya serta tokoh agama lain dan masukan dari provinsi dan daerah. Bersama ini saya sampaikan saya putuskan lampiran Perpres pembukaan investasi baru dalam industri miras yang mengandung alkohol dicabut," kata Presiden Jokowi dalam konpers di Istana. Kutipan ucapan presiden itu pun bisa diunduh melalui youtube.

Senada dengan Masyhuril, Ketua PB NU Robikin Emhas menyatakan keputusan presiden itu bijak. "Presiden Jokowi sangat bijak. Presiden mendengar baik respons masyarakat sehingga mencabut Lampiran Perpres  terkait miras," katanya seperti disampaikan kepada wartawan.

Di sisi lain, Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir mengatakan, langkah yang diambil telah menunjukkan bahwa pemerintah bersikap demokratis dan legawa atas aspirasi dan keberatan luas umat beragama khususnya umat Islam, termasuk di dalamnya Muhammadiyah. Seperti halnya PP Muhammadiyah juga secara resmi telah menyampaikan penolakan dan minta pencabutan atas perpres investasi miras tersebut."Langkah pencabutan Perpres tersebut oleh Presiden merupakan sikap politik yang positif dan menunjukkan keterbukaan pemerintah atas kritik dan masukan konstruktif masyarakat demi kemaslahatan bangsa," kata Haedar melalui keterangan tertulis kepada wartawan.*** (aboe/pp)