Home Nusantara Ketua LSM Penjara : KONI Depok Terkesan Acuhkan PON XIX dan Peparnas XV Jabar 2016

Ketua LSM Penjara : KONI Depok Terkesan Acuhkan PON XIX dan Peparnas XV Jabar 2016

885
0
SHARE
Ketua LSM Penjara : KONI Depok Terkesan Acuhkan PON XIX dan Peparnas XV Jabar 2016

Keterangan Gambar : Kirab PON di Kota Depok

Depok, Parahyangan-post.com - Serah terima Api Pekan Olahraga Nasional (PON) ke XIX telah diterima Walikota Depok pagi tadi, Selasa (13/8/2016) di lapangan Balaikota Depok. Meski telah diterima dan dilepaskan kembali, penyelenggaraan tersebut menyisakan tanya, pasalnya banyak warga Depok yang tidak tahu api PON hari ini singgah di Kota Icon Belimbing, bahkan api tersebut sempat menginap di Bekasi selama 2 hari lantaran diduga Depok belum siap menerima api tersebut terutama pihak Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Depok.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, Seni dan Budaya Kota Depok, H. Agus Suherman menyatakan kepada wartawan, kirab api Pon XIX dan Pekan Paralimpik (Peparnas) ke XV Jabar telah diterima Kota Depok pada hari Selasa (13/8) dan Walikota Depok sendiri menjadi inspektur upacaranya.

"Tidak ada kendala dalam penyelenggaraan kirab tersebut, semua pihak Pemkot, DPRD, Polres dan Kodim, serta pelajar turut mensukseskan acara ini", ucapnya.

Selama 2 Hari 11-12 September 2016, Api Pon sempat menginap di Kota Bekasi, artinya Kota Bekasi menjadi tempat persinggahan paling lama dari rangkaian perjalanan Kirab PON XIX dan Peparnas XV Jabar 2016.

Walikota Depok, Muhammad Idris usai menerima dan menyerahkan kembali api Pon kepada atlit mengatakan, sedikitnya 21 atlit Depok ikut dalam 11 cabang Pon dan bergabung dengan Jabar.Bagi para atlit Depok yang meraih medali akan mendapat apresiasi dari Pemkot Depok.

"PON ini merupakan simbol semangat raih prestasi, guna membakar spirit para atlit meraih prestasi.Kota Depok melalui ini siap mensuksekan program Gubernur Jabar yakni Jabar Kahiji", imbuhnya.

Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pemantau Kinerja Aparatur Negara (Penjara) Kota Depok, Hamzah Nababan menilai,  kinerja KONI Kota Depok patut dipertanyakan, pasalnya terkesan tidak peduli dengan adanya PON XIX, dimana Propinsi Jawa Barat (Jabar) selaku tuan rumah.

" Koni sepatutnya menggembar gemborkan PON Jabar ini kepada masyarakat Depok, agar meriah lantaran pada kali ini Jabar adalah tuan rumah dan sangat jarang menjadi tuan rumah penyelenggaraan PON", tukasnya.

Ketidak pedulian KONI terlihat dari minimnya spanduk atau billboard yang bisa  dilihat oleh warga, agar seluruh masyarakat Kota Depok mengetahui bahwa Jabar tuan rumah dari penyelenggara PON tersebut.

"Depok ini bagian dari Jabar tapi kenapa disini  PON Jabar tidak terasa gaungnya sama sekali. Semua kegiatan terfokus di Balalaikota bahkan atribut PON pun tidak kelihatan di sepanjang permukiman warga", ujarnya geram. (rik/pp)