Home Nusantara Kendalikan Banjir di Jakarta Timur SDA Siapkan Pompa Air

Kendalikan Banjir di Jakarta Timur SDA Siapkan Pompa Air

171
0
SHARE
Kendalikan Banjir di Jakarta Timur SDA Siapkan Pompa Air

JAKARTA (Parahyanganpost.com) - Kendalikan bencana banjir di Jakarta Timur Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) siapkan sejumlah perangkat mesin penyedot air. Santo menyampaikan sejumlah regu piket ditugaskan di tiap titik rawan berpotensi banjir di Cawang Kramatjati, Bidaracina dan Kebon Pala. 

" Pompa apung kita siagakan kemarin ada 6 pompa apung. Pompa mobil kita itu ada 3 termasuk Damkar juga ada, jadi Damkar berkolaborasi dengan kita ini. Kita berkoordinasi juga dengan pemadam dan Dishub terkait jalan," kata Kasudin SDA Jaktim, Kamis (11/2/2021). 

Kasudin SDA Jaktim juga menghimbau terhadap warga yang tinggal disekitar bantaran sungai Ciliwung untuk selalu waspada banjir kiriman dari Bogor, Jawa Barat. Untuk mengantisipasi banjir, SDA sendiri telah menerjunkan sebanyak 20 personil di masing-masing kecamatan. 

" Jadi, kita-kan yang ada namanya pasukan biru ini juga ada jadwal piketnya. Kalau yang siaga banjir itu di masing-masing kecamatan itu ada 20 orang," tandas Santo.

" Bila kejadian banjir terlalu signifikan nanti kita ada yang membantu. Termasuk regu piket ini kita siapkan pompa water masker pompa apung. Selain itu untuk menangani yang ada di gang-gang (akses jalan) itu nanti pompa-pompa mobil itu masuk ke situ," ungkapnya. 

Saat ini, karung berisi material pasir dipergunakan untuk menghalau ketinggian air telah dipersiapkan oleh SDA. Bahkan, beberapa unit kendaraan dump truk maupun pickup standby dilokasi berpotensi banjir. 

Bila terjadi kebocoran atau longsor saat banjir dijelaskan olehnya, maka tim biru dengan cepat mengambil langkah darurat dengan melakukan penyumbatan karung yang terisi pasir tersebut agar air tidak masuk kepemukian warga.

" Termasuk kita juga menyediakan karung-karung pasir termasuk yang kemarin itu juga di Waduk Tiu kita bendung pakai itu (karung pasir) supaya airnya tidak melintas," ujar Santo.

(didi/pp)