Home Opini Kenangan Untuk Seekor Kucing

Kenangan Untuk Seekor Kucing

In Memoriam MoMas

93
0
SHARE
Kenangan Untuk Seekor Kucing

Oleh : Imansyah Hakim Al Rasyid 
(Wartawan, Penulis dan Pengurus PJMI)


“MoMas.”

‘Monyet mas..?’ 

Namanya memang aneh, untuk se-ekor kucing bewarna kuning ke-emasan ini, tapi sejujurnya, semua penghuni rumah sangat menyenanginya. Ia dipelihara dan dimanja sejak kecil, sampai tumbuh dewasa, besar dan gemuk tak seperti kucing kampung lainnya di lingkungan tempat tinggl kami, Kp.Kubang, Cileungsi, Bogor. 

Walaupun besar dan gemuk, MoMas bertubuh atletis, ramping dengan penyeimbang ekor yang panjang dan tebal. Tak selayaknya kucing kampung, dia bagaikan se ekor Cougar sang Singa Gunung yang perkasa. 

Agar tak sendiri, MoMas dicarikan teman bermainnya. Mungkin seumuran,  warnanya juga kuning, cuma yang ini ada motif loreng, diberinama ‘si Miskin’, nama yang sebenarnya radikal, mungkin diberi nama Miskin karena di adopsi dari kerumunan kucing kucing di lingkungan pesantren Darul Marhamah, dekat rumah kami. 

‘Si Miskin’ nyaris mirip ‘MoMas’, cuma motifnya saja yang jelas berbeda, kalau MoMas kuning mulus ke emasan tanpa corak, sedangkan si Miskin mempunyai garis loreng bak Harimau Sumatera. 

MoMas dan si Miskin tumbuh bersama, bermain bersama, tidur bersama hingga ajal menjemput MoMas pun mereka sedang bermain berdua. MoMas pernah sakit lantaran salah pemberian obat, istriku Ratminah yang memang penyuka kucing ini, membawanya ke dokter hewan. 

Ada yang lucu dan dianggap janggal bagi para penyuka binatang peliharaan, dalam antrian pasien yang semuanya binatang itu, MoMas beda sendiri. Anjing pudel, Kucing Anggora dll-nya datang dengan kandang mewah prestise  dibawa dengan sedan..

Sedangkan, MoMas anteng terdiam dalam kantong kresek indomart.., diperiksa dan diberi obat hingga kembali sehat normal.

Takdir Hari  Ini 

Kamis 15 Juli 2021 sekitar jam 15:45, saat bermain bersama itulah MoMas tertabrak motor, ‘si Miskin’ lolos dari maut, tapi ‘MoMas’ kena bagian kepalanya. 

Di pelukan, istri, Ratminah dan disaksikan, anak-anak, Nina, Sheilla, dan Kiky,  MoMas wafat, dari mulut, dan kupingnya keluar darah segar, semua menangis pilu, sebuah drama untuk seekor kucing yang memang patut mendapatkannya. 

Selamat berpisah MoMas, selamat jalan, ku makamkan engkau di antara pohon Nangka dan Jambu. 

Suatu saat…, Di Akhirat kelak..., Jika memang engkau bisa menemui kami disana, maka temuilah kami sekeluarga dengan ke lucuanmu. 

Dan jangan lupakan kami, manusia yang pernah merawat dan menyayangimu.... 

We Love you 

Wassalam. 

Imansyah Hakim Al Rasyid 
Ratminah 
Sarah Azhari Balqis 
Saffina Ayyar Rizqia 
Sheilla Nayswa 
Sherina Anastasya 

Cileungsi, 15 Juli 2021 

Dalam tahanan PPKM Darurat, Upaya Penanganan Covid 19