Home Nusantara Kehadiran Minimarket di Sentul Ditolak Keras Warga Tampaksiring

Kehadiran Minimarket di Sentul Ditolak Keras Warga Tampaksiring

480
0
SHARE
Kehadiran Minimarket di Sentul Ditolak Keras Warga Tampaksiring

BOGOR (www.parahyangan-post.com) - Warga Klaster Tampaksiring menolak keras pendirian minimarket yang hendak dibangun oleh PT Sukaputra Graha Cemerlang (PT SGC) dilokasi Balai Warga. Eva selaku penghuni Klaster Tampak Siring Sentul City Bogor Jawa Barat mengatakan penolakan kehadiran minimarket berdasarkan hasil rapat antara RT, RW termasuk perangkat Kelurahan dan perwakilan pengelola PT SGC. 

" Kita menolak kompak berjamaah melawan karena terus terang saya butuh cari makan disini. Cuma waktu itu dalam rapat pihak SGC mau jadiin minimarket di balai warga,"  kata Eva kesehariannya sebagai pedagang kelontong berstatus single parent, Minggu (26/9/2021). 

Saran Eva, PT SGC harus mengkaji ulang rencana tersebut. Sebab, di Sentul City masih banyak lahan luas untuk didirikan minimarket. Tidak hanya dia, ibu-ibu rumah tangga lainnya juga menolak keinginan pengembang kawasan pemukiman di Sentul Bogor ini.  

Seperti Ratu ibu rumah tangga yang mengandalkan mata pencaharian sebagai pedagang nasi. Akibat pandemi, dia menambahkan suaminya terkena PHK dan kini berjuang mencari nafkah. Kenyamanan warga klaster Tampaksiring mulai terganggu. Pasalnya, sarana umum yang biasanya dijadikan pusat bersosial akan dibangun minimarket. 

" Kenapa di tempat ini (balai warga) kalau SGC mencari pemasukan kan setiap klaster punya balai warga. Kenapa ditempatkan di Tampaksiring tidak ditempat lain," cetus warga sekitar. 

Kemudian, warga membeberkan proses pengukuran lahan tersebut telah dilakukan oleh sejumlah pekerja di lokasi balai warga. Senada, Mike melanjutkan pertemuan perihal pembangunan minimarket diketahui olehnya. 

Sentul City dinilai oleh Putri terlalu egois memaksakan kehendaknya membangun kawasan komersil di balai warga. Kata ibu rumah tangga ini, tanpa disadari Sentul City mendapat penghasilan dari warga Tampak Siring. Oleh karena itu, dia bersama penghuni yang menetap di lokasi Klaster Tampaksiring menolak tegas kehadiran minimarket yang digagas oleh pengelola PT SGC. 

" Kalau untuk dijadikan kawasan komersil saya rasa Sentul City egois. Sentul City kan dapat penghasilan dari warga. Sangat menolak pendirian minimarket yang digagas oleh Sentul City, pengembang tolonglah punya hati nurani untuk warganya," terang warga Tampaksiring.

(Didi/PP)