Home Nusantara Hari Bumi Sebagai Refleksi Peduli Terhadap Lingkungan

Hari Bumi Sebagai Refleksi Peduli Terhadap Lingkungan

44
0
SHARE
Hari Bumi Sebagai Refleksi Peduli Terhadap Lingkungan

JAKARTA [ www.parahyanga-post.com ] - Dunia memperingati Hari Bumi yang jatuh setiap tanggal 22 April. Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta menjadikan Hari bumi sebagai refleksi kepedulian terhadap lingkungan hidup. Menurut H. Muhayar RM melihat pemeliharaan lingkungan hidup di DKI Jakarta menjadi tanggung jawab semua warga Jakarta. 

Namun, ia meminta Pemprov DKI Jakarta sebagai eksekutor kebijakan di Jakarta lebih fokus dalam implementasi kebijakan dalam rangka menyehatkan bumi. Muhayar beranggapan, secara regulasi semangat kepedulian merawat lingkungan di DKI Jakarta sudah tergambar dengan larangan penggunaan kantong plastik yang tertuang dalam Pergub 142 tahun 2019. 

Kemudian adanya kewajiban untuk uji emisi bagi kendaraan juga tertuang dalam Pergub 66 tahun 2020.  Namun ia mengingatkan implementasi kebijakan yang lebih masif dan tegas. 

" Dalam rapat-rapat komisi D yang membidangi Pembangun dan Lingkungan Hidup, permasalahan sampah dan lahan hijau selalu menjadi perbincangan. Kita punya program Pembangunan Intermediary Treatment Facility (ITF) yang mengusung semangat Reduce, Recycle, dan Reuse yang sangat berguna untuk mengurangi beban sampah di Jakarta. Dan direncanakan menjadi sumber energi alternatif di Jakarta," ujar Muhayar yang Pernah menjadi Ketua Kaukus Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Kamis (22/4/2021). 

Hari bumi bukan hanya menjadi perhatin Pemerintah Provinsi DKI Jakarta namun juga menjadi perhatian dunia diungkapkannya. Karena, kata dia, dalam sejarahnya hari bumi  menjadi acara tahunan yang dibuat untuk mengapresiasi lingkungan di planet ini dan meningkatkan kesadaran publik tentang polusi. 

Hal tersebut dilansir Live Science, Rabu (18/4/2017), adapun gagasan munculnya Hari Bumi pertama kali digalakkan oleh pengajar lingkungan Amerika Serikat Gaylord Nelson pada 1970. Lebih lanjut, Muhayar mengajak masyarakat untuk turut serta merawat bumi dengan mengurangi mobiltas menggunakan kendaraan bermotor, termasuk kantong belanja dan mengurangi pemakaian listrik. 

" Apa yang kita dapatkan bukan untuk kita habiskan, namun harus diwariskan ke generasi penerus kita. Cara mewariskannya adalah dengan merawat lingkungan kita. Dukung dan taati kebijakan pemprov dalam pelestarian lingkungan hidup," tandas Muhayar.

(didi/pp)