Home Seni Budaya Festival Kesenian Bogor Timur Harus ada Kekhasannya

Festival Kesenian Bogor Timur Harus ada Kekhasannya

Kepala Anjungan Riau TMII, Zulfikar:

178
0
SHARE
Festival Kesenian Bogor Timur  Harus ada Kekhasannya

Keterangan Gambar : Ketua Panitia Festival Bogor Timur H. Ismail Lutan dan Kepala Anjungan Riau TMII Zulfikar saat silaturrahmi di Anjungan Riau, Kamis 2/3. Zulfikar sangat mendukung gelaran festival kesenian di wilayah Bogor Timur itu. (foto boe)

Kepala Anjungan Riau TMII, Zulfikar:

Festival Kesenian Bogor Timur  Harus ada Kekhasannya

Jakarta, parahyangan-post.com. Festival Kesenian Bogor Timur harus memiliki kekhasan tersendiri yang tidak sama dengan jenis kesenian lain di wilayah Bogor. Hal tersebut disampaikan Kepala Anjungan Riau Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Zulfikar saat bersilaturrahmi dengan ketua Panitia  Festival Kesenian Bogor Timur H. Ismail Lutan, di TMII, Kamis 11/3.

“Saya sangat mendukung. Yang saya harapkan adalah festival tersebut hendaknya vokus menghadirkan kesenian Bogor Timur atau Jonggol. Jonggol itu belum punya identitas. Maka oleh sebab itu, lewat festival ini, Jonggol harus melahirkan sebuah identitas, bahwa dia bakal menjadi ibu kota Kabupaten Bogor Timur,” tutur Zulfikar bersemangat.

Lebih lanjut Zulfikar mengatakan,  sebuah kabupaten baru harus punya kekhasan budaya. Punya kekhasan kuliner, punya  kekhasan kesenian dan punya kekhasan lain.

“Lewat festival ini harus ada kekhasan tersebut. Itu yang dikejar. Karena daerah yang akan dimekarkan itu harus ada kekhasannya, jangan sampai sama dengan induknya,” tuturnya.

Zulfikar juga memberi lampu hijau. Jika diperlukan, Dendang Melayu yang kini sedang main di Anjungan Riau TMII, bisa ditampulkan dalam  festival tersebut sebagai penampil tamu.

Menjawab antusiasme Pimpinan Anjungan Riau TMII tersebut, Ketua Panitia Festival Kesenian Bogor Timur Ismail Lutan menyatakan terima kasihnya. Pihaknya memamng sedang menggalang dukungan ke semua pihak. Baik dukungan moril maupun materil.

Dijelaskan Ismail Lutan, Festival Kesenian Bogor Timur akan digelar pada bulan Juni 2021, bertepatan dengan hari ulang tahun Bogor.

Saat ini timnya sudah merampungkan segala sesuatu berkaitan dengan festival tersebut. Festival akan didahului dengan webinar, “Menelusuri Jonggol dalam lintasan sejarah ” yang akan diinisiasi oleh Budayawan Bambang Widiatmoko, Prasetyohadi Priyatno, Nanang R. Supriatin, Wig SM dan sejumlah seniman lain.

Sementara acara inti akan menghadirkan semua jenis kesenian tradisional yang berkembang di Bogor Timur. Kemudian juga kesenian kontemporer, seperti baca puisi, dongeng, tarian kontemporer dan sebagainya.

“Kita berharap Festival Kesenian Bogor Timur ini dibuka langsung oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Bapak Sandiaga Uno,” harap Ismail Lutan.

Secara terpisah, Ketua Bidang Acara Festival Kesenian Bogor Timur Denny Kadarusman mengatakan, festival tidak akan berhenti pada acara puncak, tetapi akan berkelanjutan sepanjang tahun.

“Kita menyebutnya festival sepanjang tahun. Setelah acara puncak pada bulan Juni maka akan dilanjutkan dengan rangkaian kegiatan di semua Desa di Wilayah Bogor Timur secara bergilir,” tutur Denny Kadarusman, yang kini tengah menginisiasi gelaran budaya yang diberinama MAP.

MAP  (Mobille Art Peace) merupakan gelaran budaya internasional yang berpusat di Lincoln University London dan bekerjasama dengan Univeritas Atma Jaya.*** (aboe/pp)