Home Seni Budaya Festival Bogor Timur akan Diawali Webiner Kajian Kebudayaan Jonggol

Festival Bogor Timur akan Diawali Webiner Kajian Kebudayaan Jonggol

Koordinator Kajian Kebudayaan Bambang Widiatmoko

254
0
SHARE
Festival Bogor Timur akan Diawali  Webiner Kajian Kebudayaan Jonggol

Keterangan Gambar : Budayawan Bambang Widiatmoko (kiri) dan Penyair Nanang R. Supriatin (kanan) usai rapat pemantapan proposal FESTIVAL BOGOR TIMUR di Cileungsi, Minggu 07/3. (foto BN)

Festival Bogor Timur akan Diawali  Webiner Kajian Kebudayaan Jonggol

Koordinator Kajian Kebudayaan Bambang Widiatmoko

Cileungsi, parahyangan-post.com Festival Bogor Timur yang akan digelar bulan Juni  2021 diawali oleh Webiner kebudayaan. Hal tersebut disampaikan Koordinator Bidang Kajian Kebudayaan festival, budayawan Bambang Widiatmoko pada Rapat Pematangan Proposal di Sekretariat Panitia, Kampung Kubang, Desa Jatisari, Cileungsi, Bogor, Minggu 7/3.

“Webiner ini adalah semacam pemanasan sebelum acara puncak berlangsung. Rencananya kita gelar sekitar akhir April, atau pada bulan puasa. Tema yang akan kita angkat  adalah “Menelusuri jejak Kebudayaan Bogor Timur dalam lintasan sejarah,” tutur Bambang Widiatmoko kepada parahyangan-post.com.

Lebih jauh Bambang, yang juga dosen Universitas Mercu Buana ini, mengatakan, webinar tersebut sangat penting artinya, mengingat Jonggol adalah daerah terpenting di Bogor Timur dan mempunyai riwayat unik. Baik dari sisi kesenian dan tradisinya maupun dalam perjalanan sejarahnya.

“Yang paling unik adalah Jonggol pernah digadang-gadang menjadi ibu kota negara RI, sehingga namanya mencuat  ke level internasional. Dan yang lebih penting Jonggol berkemungkinan besar akan menjadi ibukota kabupaten Bogor Timur jika sudah dimekarkan,” jelasnya.

Dirinci Bambang, dalam webinar itu nantinya pihaknya akan mengundang sejarawan nasional, pakar, pelaku seni tradisional dan tokoh masyarakat di wilayah Bogor Timur.

“Kita ingin mendapat gambaran yang rinci dari mereka. Seperti apa Jonggol ini dahulunya. Sehingga kajian ini dapat menjadi pegangan bagi masa depan Jonggol dalam menentukan arah pembangunannya ke depan,” tambah Bambang.

Solid

Sementara itu Ketua Panitia  Festival Bogor Timur H. Ismail Lutan mengatakan kegiatan ini tidak hanya sekadar ajang keramaian. Tetapi juga titik awal Bogor Timur untuk menunjukkan jati dirinya di bidang kesenian.

Pihaknya telah menginventarisasi seluruh jenis kesenian tradisional yang terdapat di Bogor Timur untuk ditampilkan dalam festival tersebut.

“Secara garis besar ada 3 kelompok tampilan yang akan kita gelar. Pertama pertunjukkan kesenian tradisional, kedua pertunjukkan kesenian kontemporer dan yang ketiga kajian kebudayaan,” tutur Ismail  Lutan yang juga pimpinan kelompok media parahyangan-grup ini.

Kajian kebudayaan ini nantinya, lanjut Ismail Lutan, akan dibukukan sehingga menjadi semacam ”Buku Putih” perjalanan Jonggol dalam lintasan sejarah.

Ismail meyakinkan kepanitiaan festival cukup solid dan mumpuni. Diisi oleh tokoh-tokoh yang sangat konsern di bidang kesenian, seperti Denny Kadarusman yang dikenal sebagai pendongeng nasional dan berpengalaman menggelar event-event besar.

Seperti budayawan Bambang Widiatmoko, penyair Nanang R. Supriatin,  Prasetyohadi S, Wig SN, Ahmad Setyo, Nina Suminar, Asep Setiawan.

Ada juga owner TV Cakrawala Deddi HB, presenter kawakan dan tokoh wanita yang konsern kepada masalah-masalah kesenian, Inung Nurjanah Ridwan.  Lurah Jatisari, Kecamatan Cileungsi Atu Ansyori  SE, yang sangat konsern untuk mengembangkan kesenian di wilayahnya. Dan tokoh masyarakat pegiat seni Cileungsi H. Imansyah Hakim Al Rasyid. *** (man/PP)