Home Nusantara Baraya Care Pelopori Kegiatan Kesiapsiagaan Bencana dan Sosialisasi Prokes di Mall Depok

Baraya Care Pelopori Kegiatan Kesiapsiagaan Bencana dan Sosialisasi Prokes di Mall Depok

#SiapUntukSelamat #SalamTangguh #SalamKemanusiaan

274
0
SHARE
Baraya Care Pelopori Kegiatan Kesiapsiagaan Bencana dan Sosialisasi Prokes di Mall Depok

Keterangan Gambar : Kegiatan Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana dan Sosialisasi Prokes Bagi Relawan Kemanusiaan, dihadiri oleh Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Kota Depok dan Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan Primer pada Bidag Pelayanan Kesehatan Dinkes Kota Depok (sumber foto : Windy/BC/pp)

DEPOK (Parahyanganpost.com) – Sebagai upaya dalam rangka kegiatan kesiapssiagaan dan pengurangan risiko bencana (PRB) serta sosialisasi protokol kesehatan ditengah pandemi Covid-19, Baraya Care mengadakan kegiatan dengan tema,  ‘Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana dan Sosialisasi Penerapan Protokol Kesehatan (Prokes) bagi Relawan Kemanusiaan.”. 

Acara digelar di Mall Depok, Minggu, (07/03/2021) dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (Prokes). Hadir dalam acara tersebut, dari Dinas Sosial Kota Depok diwakili oleh Tri Redjeki Handayani, S.Pd selaku Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial , dan dari Dinas Kesehatan Kota Depok diwakili oleh, drg.Kurnia Permitasari, selaku Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan Primer pada Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Kota Depok. 

Selain itu juga hadir Ketua Baraya Care, Teungku Arifin, Pendiri Yayasan Al Ahya, Hartono dan Ketua Yayasan Al Ahya, Firdaus Adjum serta para pengurus dan anggota yang tergabung dalam Baraya Care. Perwakilan dari masing-masing mitra dan organisasi yang mendukung kegiatan tersebut juga para tamu undangan lainya. 

Acara yang dipandu dengan apik oleh MC Widya Rayda dan Koordinator Acara Windy berjalan lancar, dengan menghadirkan narasumber dan pemateri, Tim Fasilitator Nasional BNPB dan juga Penulis Buku Pre Hospital Life Saver, Ujang D Lasmana. 

Ketua Baraya Care, Teungku Arifin dalam kesempatan tersebut mengucapkan banyak terima kasih atas dukungan semua pihak sehingga acara bisa terlaksanakan dan berjalan lancar. 

Lebih lanjut Ketua Baraya Care juga menyampaikan bahwa, lembaganya sebagai mitra Pemerintah Kota Depok, dalam hal ini Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan serta Dinas – Dinas lainya akan senantiasa bersama-sama untuk selalu bersinergi dalam mendukung program kegiatan yang ada di Kota Depok. Dalam kesempatan tersebut Teungku Arifin juga menguraikan sejarah beridrinya Baraya Cere serta bidang kegiatan yang selama ini telah dilaksanakannya. 

Sementara itu, Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial, Tri Redjeki Handayani, S.Pd yang mewakili Dinas Sosial Kota Depok, sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh Baraya Care  ini. Menurut Tri Redjeki, pentingnya kerjasama semua pihak, terutama dalam kegiatan penanggulangan bencana. 

Prinsip penthahelix, menjadi begitu penting jelas Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial, Dinsos Kota Depok. Lima unsur kekuatan yaitu pemerintah, masyarakat atau komunitas, akademisi, lembaga usaha dan media bersatu membangun kekuatan untuk kegiatan penanggulangan bencana khususnya di Kota Depok. 

Disisi lain, Tri Redjeki juga menyampaikan bahwa untuk pelaksanaan urusan kebencanaan di Kota Depok saat ini ada dibawah komando Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Kota Depok belum memiliki Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sendiri, hal ini karena berbagai pertimbangan. Selain indeks risiko berdasarkan data DIBI (Data Indeks Bencana Indonesia), juga pertimbangan lain seperti SDM dan lain-lainnya. 

Dan dilingkungan Dinas Sosial Kota Depok sendiri, menurut Tri Redjeki sekarang sudah ada Seksi Perlindungan Korban Bencana Alam dan Sosial. Selain itu program penanganan kebencanaan di Kota Depok yang dilaksanakan oleh Dinas Sosial juga tercapai target dari yang di-tentukan.

Senada dengan Dinas Sosial, Kepala Seksi Peayanan Kesehatan Primer pada Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Depok, drg.Kurnia Permitasari yang mewakili Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok juga sangat apresiasi dengan kegiatan yang dilaksanakan Baraya Care ini. Sebelumnya drg Kurnia Permitasari juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidak hadiran Kepala Dinas, karena ada kegiatan lain. 

Dinas Kesehatan Kota Depok, menurut drg.Kurnia Permitasari telah melakukan berbagai langkah-langkah terkait penanganan pandemi Covid-19, membentuk Satgas Penangangan Covid-19, disamping itu berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk menyiapkan tempat isolasi mandiri bagi warga Kota Depok yang terpapar positif Covid-19,  berada di Gedung Makara UI. 

Selain itu Dinas Kesehatan Kota Depok juga menyediakan layanan call center : 119 (khusus untuk bidang kesehatan) dan layanan call center : 112 (untuk bidang kebencanaan), serta menyediakan mobil ambulans yang bisa dimanfaatkan oleh warga masyarakat yang membutuhkannya. 

Terkait denga Kota Depok, menurut narasumber dalam kegiatan tersebut, Ujang D Lasmana, walaupun belum terbentuk BPBD di Kota Depok, karena berbagai pertimbangan tadi, tetapi dengan melihat kebersamaan seperti ini, konsep penthahelix sudah terwujud dan terus dikembangkan. 

Sebagai langkah awal, pria yang biasa disapa Kang Ujang,  tidak ada salahnya bagi lembaga – lembaga masyarakat, komunitas ini, bisa membentuk Forum Pengurangan Risiko Bencana (Forum-PRB) Kota Depok, sebagai wadah untuk saling bertukar informasi, berdiskusi hal-hal terkait kegiatan penanggulangan bencana, mulai dari pra bencana, saat bencana serta pasca bencana. 


--------------------------------------------
Penulis : Ratman/pp
Foto/Olah Foto : Windy/BC