Home Seni Budaya Anjungan Riau TMII Gelar Dendang Melayu

Anjungan Riau TMII Gelar Dendang Melayu

Zulfikar: Bangun Budaya Kebersamaan

349
0
SHARE
Anjungan Riau TMII Gelar Dendang Melayu

Keterangan Gambar : Kepala Anjungan Riau TMII, Zulfikar

Anjungan Riau TMII Gelar Dendang Melayu

Zulfikar: Bangun Budaya Kebersamaan

 

Jakarta parahyangan-post.com, Anjungan Riau Taman Mini Indonesia Indah (TMII) menggelar kesenian khas daerah Dendang Melayu pada Jumat-Minggu (12-14) 2021. Hal tersebut dikatakan Pimpinan Anjungan Riau  TMII Zulfikar.

“Acara ini digelar dalam rangka melestarikan Budaya Melayu. Temanya Dendang Melayu. Rangkaian kegiatan, diantanya  bazar Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Bazar kita adakan sebagai penggerak sektor ekonomi masyarakat. Kemudian panggung hiburan Melayu.  Ada juga musik umum dalam rangka mengantisipasi pengunjung yang datang dari luar,” tutur Zulfikar kepada parahyangan-post di Anjungan Riau, Kamis 11/3.

Lebih lengkap Zulfikar menjelaskan, dalam rangkaian kegiatan itu juga ada talkshow. Talkshow itu mengambil tema budaya Melayu.

“Budaya  Melayu itu artinya sebuah nilai kebiasaan,  adat istiadat Melayu yang sudah dilakukan secara turun temurun oleh orang-orang Melayu,” tutur Zulfikar.

Mengapa kita angkat budaya Melayu, tambah Zulfikar,  karena dalam suasana pandemi yang sangat sulit seperti ini, bagi masyarakat Melayu solusinya tidak ada lain adalah  kebersamaan. Itulah filosofinya.

“Jadi kebersamaan itu sudah ada dalam  kebiasaan nenek moyang bangsa Melayu yang terus turun temurun sampai hari ini.  Inilah yang akan kita bangkitkan kembali agar suasana yang sempit dapat diatasi dengan cara kebersamaan. Termasuk dalam penyelenggaraan acara ini. Acara ini bukan dibayar dengan apa-apa. Tetapi hanya dengan kebersamaan saja,” urainya.

Jadi, lanjut Zulfikar, pihaknya ingin membuktikan bahwa semuanya kesulitan dapat diatasi dengan sosial dan kebersamaan. Dengan melibatkan setiap komponen organinsasi dan  komunitas yang ada.

“Intinya, meski dalam suasana begini sempit dan sulit orang masih bisa bergembira,” tambahnya.

Dikatakan, yang akan tampil diantaranya, para penari dari Riau yang sudah dibina di Jakarta. Ada juga tarian  Nusantara yang didukung oleh beberapa propinsi.

“Nanti pada ada hari pertama dan hari terakhir ada senam Melayu. Jadi musik Melayu dirancang untuk kebutuhan  senam kesehatan,” terang Zulfikar.

Zulfikar mengharapkan masyarakat datang dan menyaksikan penampilan Dendang Melayu  untuk menghibur diri, memperkuat imunitas, dan melepaskan diri dari kesuntukkan serta kesulitan hidup akibat pandemi.

"Tentunya dengan tetap menerapkan prokes yang ketat," pintanya.

*** (aboe/pp)