Home Agama AMPHURI Sosialisasikan SIMPU

AMPHURI Sosialisasikan SIMPU

Pengukuhan Pengurus:

1,701
0
SHARE
AMPHURI  Sosialisasikan SIMPU

Keterangan Gambar : Ketua Umum Amphuri periode 1438-1441 H, H. Joko Asmoro didampingi Ketua Bidang Humas Hj. Aryani Arifuddin Pangka dan wakilnya artis Syahrul Gunawan. (foto Lutan)

Jakarta, parahyanganpost.com  Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umroh Republik Indonesia (AMPHURI) bertekad meningkatkan profesionalisme anggota dan mendukung kebijakan pemerintah, dalam hal ini Kementerian Agama, untuk menyukseskan penyelenggaraan haji dan umroh.

Hal tersebut dikatakan Ketua Umum H. Joko Asmoro pada saat pelantikan pengurus baru periode  1438-1441H/2017-2020M di Hotel Oasis Amir, Jakarta, Selasa 17/1.

Pemerintah, menurut Joko, telah memberi peluang dan kesempatan kepada Amphuri dengan adil tanpa pilih kasih, sesuai ketentuan undang-undang yang berlaku. Selain itu pemerintah juga ikut membina dan melindungi anggota untuk lebih profesional.

Makanya dalam kesempatan tersebut pihaknya meluncurkan program  Sistem Informasi Manajemen Penyelenggara Umroh (SIMPU). Dengan SIMPU, seluruh data dan pergerakan jamaah, seperti jumlah yang berangkat dan yang pulang tiap bulan, asal usul daerah jamaah, dan seterusnya dapat ter update setiap saat.

“Saya memberi waktu 3 bulan kepada pengurus baru untuk menyelesaikan program SIMPU ini, jika tidak selesai, ya saya persilakan mundur!,” tegas Joko yang diaplaus dengan meriah oleh seluruh anggota dan undangan.

Tampak hadir dalam acara pelantikan itu, antara lain Dirjen Penyelenggara Haji dan Umroh (PHU) Kemenag Prof.DR. H. Abdul Jamil, MA, Direktur Pembinaan Haji dan Umroh DR. H. Muhajirin Yanis.

Sementara didalam kepengurusan Amphuri yang baru, selain wajah-wajah lama banyak terdapat wajah-wajah baru, diantaranya Ketua Bidang Humas yang dipegang oleh  Hj. Aryani Arifuddin Pangka dan wakilnya artis Syahrul Gunawan.Dari daerah tampak, Ketua DPD Jawa Barat yang dipegang oleh H. Yusuf Indra Supriatna, Jawa Timur oleh H. Amaluddin Wahab dan Sulawesi H. Azhar Ghazali.

Penambahan Kuota

Terkait penambahan kuota haji yang tahun ini sebesar 221.000 jamaah, Amphuri minta kuota jamaah untuk jamaah haji khusus ditambah juga, minimal sama dengan sebelum adanya pemotongan kuota.

“Ini permintaan kami kepada Pak Dirjen (Prof. DR. H. Abdul Jamail, MA-red) agar kuota jamaah haji khusus ditambah juga. Tiga tahun kemaren kan dikurangi karena adanya pemotongan kuota haji Indonesia,” paparnya kepada wartawan usai pelantikan.

Selain permintaan penambambahan kuota haji khusus, Amphuri juga meminta kepada pemerintah agar jamaah reguler yang gagal berangkat bisa pindah ke haji khusus.Selain itu Amphuri juga minta agar jamaah yang mendapat undangan dari pemerintah Kerajaan Saudi Arabia bisa berangkat melalui BPIH Khusus.

“Setiap tahun pemerintah kerajaan Saudi kan selalu mengeluarkan undangan untuk calon jamaah, di luar kuota. Selama ini kesannya undangan itu tidak transparan sehingga jumlahnya tidak diketahui. Nah kami minta kepada Kementerian Agama, jika ada undangan khusus tersebut, maka pemberangkatannya diserahkan kepada kami,” pintanya.

Ditambahkan Joko, Amphuri adalah mitra strategis pemernitah dan selalu mendukung setiap kebijakan yang diambil, seperti  menjadi pelopor sosialisasi 5 Pasti Umroh (5P Umroh) yang digagas Kemenag.

Amphuri juga memiliki track record yang bagus, sebagai contoh dalam kasus penelantaran 1900 jamaah umroh beberapa waktu lalu, dari 29 penyelenggara ternyata hanya 10 yang mempunyai izin dari Kemenag, dan diantara yang 10 itu tidak satu pun tergabung dalam Amphuri. *** (Lutan)