Home Ekbis AASI Luncurkan Cetak Biru Asuransi Jiwa Syariah Indonesia

AASI Luncurkan Cetak Biru Asuransi Jiwa Syariah Indonesia

Prudential Syariah akan All Out Rebut Pasar Potensial

210
0
SHARE
AASI Luncurkan Cetak Biru Asuransi Jiwa Syariah Indonesia

Keterangan Gambar : (Dari kiri ke kanan) Direktur Eksekutif AASI Erwin Noekman, Ketua Umum AASI Tatang Nurhidayat dan Presiden Direktur Prudential Syariah Omar Sjawaldy Anwar berbincang-bincang saat peluncuran Cetak Biru Asuransi Jiwa Syariah di Jakarta. (foto aboe) -

AASI Luncurkan Cetak Biru Asuransi Jiwa Syariah Indonesia

Prudential Syariah akan All Out Rebut Pasar Potensial

Jakarta, parahyangan-post.com-Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI) meluncurkan buku cetak biru asuransi jiwa syariah Indonesia di Bale Nusantara, Jakarta, Kamis 1/12.

Peluncuran dikemas dalam bentuk diskusi. Dibuka oleh Ketua Umum AASI Tatang Nurhidayat. Dihadiri  sejumlah wartawan media eloktronik dan online.

Dalam diskusi  yang dimoderatori Executive Director AASI Erwin Noekman, hadir  Task Force AASI Yoga Prasetyo dan  Haryo Pamungkas, serta  Presiden Direktur Prudential Syariah Omar Sjawaldy Anwar. Juga tampak di deretan tamu Perwakilan dari PricewaterhouseCoopers –PwC, Indonesia.

Dalam sambutannya Tatang Nurhidayat mengatakan. Cetak Biru Asuransi Jiwa Syariah memetakan jalur untuk semua pemangku kepentingan industry. Kemudian menjabarkan berbagai inisiatif untuk memenuhi visi bersama AASI. Yaitu asuransi jiwa syariah yang dapat diadopsi secara universal.  Mendorong kemakmuran serta perlindungan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Menurutanya, tercapainya visi ini menjadi esensial terutama karena setiap individu akan melewati banyak peristiwa transformatif yang bisa bersifat tak terduga dalam kehidupan mereka. Seperti pendidikan, pernikahan, kelahiran anak, pensiun, sakit atau kecelakaan.

“Asuransi jiwa syariah telah hadir di Indonesia sejak 1994 dan terus berkembang hingga sekarang. Namun perkembangannya dihadapkan oleh sejumlah tantangan. Di antaranya terkait literasi, saluran distribusi, kurang beragamnya produk dan layanan, hingga perangkat-perangkat penentu seperti kebijakan atau peraturan yang masih perlu diperkuat,” tutur Tatang.

Oleh karenanya, lanjut Tatang, memasuki usia yang ke-19, AASI ingin kembali berkontribusi terhadap perkembangan industri perasuransian syariah tanah airdengan meluncurkan Cetak Biru Asuransi Jiwa Syariah.

“Dokumen ini merupakan panduan untuk melakukan perencanaan strategis guna memajukan industri asuransi jiwa syariah sebagai salah satu penopang ekonomi bangsa, ” tambahnya.

 

Dalam diskusi mengemuka, penetrasi asuransi di Indonesia masih cukup rendah apabila dibandingkan dengan negara lain. Tak terkecuali asuransi syariah. Meski memiliki jumlah penduduk muslim terbesar di dunia, populasi muslim di Indonesia banyak yang masih memilih asuransi jiwa konvensional (26%) dibandingkan asuransi jiwa syariah (12%), sedangkan 61% muslim lainnya mengaku tidak memiliki asuransi[1].

 

Menurut Yoga Prasetyo, Cetak Biru Asuransi Jiwa Syariah memiliki tiga pilar fokus penting. Pertama, mengomunikasikan nilai-nilai asuransi jiwa syariah dan membangun kepercayaan. Kedua meningkatkan dan mengembangkan cara kerja. Dan yang ketiga berinovasi dalam produk, bisnis, dan distribusi.

“Insyaa Allah cetak biru ini dapat diimplementasikan bersama-sama oleh seluruh pemangku kepentingan sesuai jangka waktu yang telah diatur selama 2022-2028” yakin Yoga.

 

Sementara Omar Sjawaldy Anwar menyampaikan, Prudential merupakan  pemimpin pasar asuransi di Indoensia. Sedangkan unit syariahnya telah melepaskan diri dari induk pada tahun 2022.

“Dengan melepaskan diri dari induk,  Asuransi Prudential Syariah bisa lebih leluasa bergerak  mengembangkan produk-produk asuransi yang disukai masyarakat Muslim,” tutur Omar.

Dikatakan, selama 15 tahun pertama pihaknya lebih banyak melakukan ekperimen pasar, pemetaan dan penjajakan.

“Nah, 15 tahun kedua kita akan lakukan ekspansi besar-besaran berdsasarkan dari analisis kita pada 15 tahun pertama. Kami yakin pasar asuransi syariah di Indonesia sangat besar dan terbuka lebar. Kami akan all out meraihnya,” tutup Omar.*** (aboe/pp)