Profil

KH.Buya Muhammad Royanuddin AS

Pendekar Sukabumi Ulama Kharismatik Dan Pemersatu Ummat

Administrator | Jumat, 21 Februari 2014 - 20:48:43 WIB | dibaca: 70595 pembaca

KH.Buya Muhammad Royanuddin AS (Foto:bahari/pp)

Beberapa waktu lalu, tim Parahyangan Post, berkesempatan untuk bersilaturrahiem dengan seorang tokoh kharismatik pemimpin pondok pesantren  didaerah Sukabumi, mobil yang kami tumpangi berlari zig zag menghindari aspal berlubang.  Cuaca ekstrim  menyebabkan curah hujan yang tinggi sering dituding sebagai biang keladi bencana banjir dimana mana, menyisakan jalan berlubang,  tanah longsor  gempa bumi serta gunung meletus.



Padahal jika kita mengakui ketauhidan kita, dan mencoba merenung sesaat, Al Quran mengatakan bahwa segala yang ada dibumi dan yang dilangit seluruh makhluk yang ada diantara keduanya, semuanya tunduk dan patuh kepada perintah ALLAH SWT.



Jadi sangatlah tidak mungkin seluruh kejadian berupa musibah dan bencana itu terjadi tanpa mendapat ijin dari yang menciptakan semua makhluk seperti yang disebut diatas, dengan kata lain cuaca ekstrim bukanlah penyebab mutlak atas apa yang tengah terjadi di persada ini, mereka mendapat ijin untuk bertindak sehingga terjadinya bencana dan musibah, dan yg memerintahkan  mereka tentu saja sang pencipta yakni ALLAH SWT.

 

Jam ditangan saya menunjukkan angka 23:15 ketika kami sampai digerbang pondok, dipendopo pesantren telah berkumpul beberapa orang yang memang telah menunggu kehadiran saya, diantara kerumunan orang terlihat sosok yang saya kenal, dialah KH.M Royanuddin AS  tokoh yang hendak saya wawancarai,  “buya”  sebagaimana beliau dipanggil menyambut kami dengan hangat.

 

Inilah petikan wawancara saya dengan buya M.Roy yang berlangsung dinihari tadi :

 

Bagaimana khabar buya, sedang menggarap kegiatan apa?

 

 Alhamdulillah, seperti biasa buya beserta seluruh penghuni pondok diberi kesehatan lahir bathin gemah ripah loh jinawi,  barusan saja dua caleg DPRD dapil Sukabumi dari partai berbeda tinggalkan pondok setelah menyambangi buya, mereka minta nasihat terkait hajat mereka mengikuti kompetisi untuk menjadi wakil rakyat mewakili Kabupaten Sukabumi, buya berikan mereka nasihat, bahwa amanah menjadi pemimpin itu amat berat,  kegiatan lainnya buya mengajar santri dan santriwati di pondok ini.

 

Apa pandangan buya mengenai situasi politik saat ini?

 

Benar, sekarang kita memasuki tahun politik indonesia akan melakukan pemilu beberapa bulan kedepan tentu saja suasananya akan sedikit memanas satu sama lain kandidat partai berebut menarik simpati rakyat dalam  pesta demokrasi yang diawali dengan pencoblosan surat suara, dan diakhiri dengan terpilihnya kandidat partai yang nantinya akan menjadi pemenang dan memimpin bangsa ini.

 

Sebagai tokoh yang mempunyai basis massa yang banyak dan loyal kepada buya, adakah para kandidat caleg yang berkunjung menemui buya  tersebut berupaya menarik buya kepusaran mereka?

 

Ha..ha..ha,  buya hanyalah pimpinan pondok pesantren yang kecil, mereka datang meminta nasihat buya tentang apa yang mereka niatkan, buya nasihatkan kepada mereka begini dan begitu, agar nantinya jika ALLAH ridhai mereka memimpin, hendaknya tidak sombong, membela dan memenuhi kepentingan rakyat, tidak mementingkan urusan pribadi, memperkaya diri, serta menjauhi korupsi, buya katakan tunaikanlah janji sebab janji itu akan ditanya.

 

Ditanya bukan saja didunia, tetapi juga akan ditanya di akhirat.

 

Maaf buya, soal bencana alam, musibah banjir.  tanah longsor gunung meletus yg mungkin saja menjadi garapan subur serta issue politik, apa tanggapan buya?

 

Bencana alam yang terjadi sekarang ini, tidak lepas dari kesalahan manusia itu sendiri, AL QURAN  mengatakan bahwa segala bentuk musibah dan bencana alam itu terjadi akibat ulah manusia itu sendiri,  lihat saja pepohonan ditebang, illegal logging mengakibatkan hutan gundul, hutan gundul menjadi hilangnya resapan air, berkurangnya oksigen, iklim menjadi panas, maka terjadi tanah longsor, air hujan menggelontor  tanpa tertahan pepohonan yang mempunyai akar kuat dan seterusnya.

 

Soal bencana yang dijadikan issue politik, buya berpesan janganlah manusia menjadikan musibah tersebut sebagai lahan politik untuk menjatuhkan lawan politik, mencari sensasional dan melukai hati rakyat yang tengah ditimpa musibah, kita harus mempunyai kearifan local, tidak tamak kepada alam serta senantiasa memperbaharui alam dengan menanam kembali pepohonan yang terlanjur ditebang.

 

Apa nasihat buya buat para calon politisi, birokrat dan presiden yang saat ini tengah berlaga mencari simpati rakyat, kelak akan memimpin rakyat indonesia kedepan?

 

Harus siap menang dan juga harus siap kalah, yang menang tidak sombong sehingga tidak kehilangan akal sehat, sedangkan yang kalah tidak menjadi strees, karena kehilangan cita dan angan angan.

 

Wassalamu’alaikum.wr.wb

 

Sekilas Tentang Profile KH.M Royanuddin AS.

Dilahirkan di Bogor 11 Mei 1957, ulama kharismatik ini beristrikan ummi hajjah Fatimah Sumartini, dikaruniai 4 orang anak dengan 2 orang cucu.

Pemimpin pondok pesantren al istiqomah ini menerapkan motto untuk peserta didiknya yaitu :

1.       Kedalaman spiritual    

2.       Ketajaman nalar   

3.       Mental ke swadayaan 

4.       Kepekaan sosial

 

    Tokoh yang amat disegani ini menjadi terkenal setelah banyak terlibat membantu menyelesaikan berbagai persoalan antara lain kasus penistaan agama yang terjadi beberapa waktu lalu didaerah Jampang, kasus Pasar Cikembar dan lain lain, buya didaulat untuk menengahi persoalan genting tersebut, sehingga persoalan menjadi clear sera kondunsif.

 

Beliau juga menjabat sebagai Mursyid ‘Am / ketua dewan Pembina LIGA MUSLIM INDONESIA (LMI)

Seorang Perintis surat kabar umum Revolusioner Sukabumi dan mantan aktifis PII bahkan pernah menjadi wartawan.

 

(imansyah hakim al rasyid/pp)










Komentar Via Website : 106
Obat Sipilis Herbal
19 Maret 2014 - 08:23:41 WIB
salam sejahtera
http://goo.gl/m5n9Y8 | http://goo.gl/7zekHD
selalu
Obat Herbal Kanker Payudara
19 Maret 2014 - 12:46:36 WIB
Obat Sipilis Herbal
20 Maret 2014 - 08:21:34 WIB
Obat Ejakulasi Dini Herbal
20 Maret 2014 - 14:41:40 WIB
Obat Sipilis Herbal
21 Maret 2014 - 10:28:01 WIB
Obat Herbal Penyakit Lemah Syahwat
21 Maret 2014 - 14:18:03 WIB
Obat Herbal Kanker Payudara
22 Maret 2014 - 08:12:41 WIB
Obat Sipilis Herbal
22 Maret 2014 - 10:57:40 WIB


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)